Maximo Quiles tampil dominan di Moto3 Austria 2026, mengunci kemenangan pertamanya musim ini dengan keunggulan 2,334 detik atas Brian Uriarte. Balapan yang berlangsung di Red Bull Ring ini menyajikan pertarungan sengit sejak lap pertama, namun Quiles sukses mengelola ban belakangnya dengan cermat hingga bendera chequered.
Podium Kedua untuk Uriarte
Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo harus puas finis kedua setelah sempat menempel ketat Quiles di sepuluh lap awal. Rekan setimnya, Alvaro Carpe, melengkapi podium di posisi ketiga dengan selisih 7,394 detik. Hasil ini memperkuat posisi Ajo di puncak klasemen konstruktor, meski Quiles terus memberikan tekanan.
Bagi Veda Pratama, balapan berjalan cukup menantang. Start dari posisi ke-13, pembalap Honda Team Asia itu sempat terlibat pertarungan ketat di grup tengah sebelum akhirnya menyentuh garis finis di urutan ke-13, mengamankan 3 poin berharga. Ini adalah finis poin ketiganya musim ini, sebuah modal penting menjelang rangkaian balapan Eropa.

Insiden dan Pembalap yang Tidak Finis
Balapan diwarnai beberapa insiden. David Munoz dan Adrian Fernandez terpaksa mundur setelah terlibat kontak di tikungan 3 pada lap awal. Rico Salmela juga harus mengakhiri balapannya lebih cepat akibat masalah teknis pada motornya. Sementara itu, David Almansa tidak dapat melanjutkan lomba setelah terjatuh di lap ketujuh.
Di belakang Quiles, Eddie O'Shea menunjukkan performa solid dengan finis keempat, diikuti Guido Pini di posisi kelima. Casey O'Gorman, Adrian Cruces, dan Marco Morelli melengkapi delapan besar. Hakim Danish, pembalap Malaysia, harus puas finis kesembilan setelah sempat memimpin grup tengah di awal balapan.
Dampak ke Klasemen
Dengan hasil ini, Quiles memangkas jarak poin dari pemimpin klasemen sementara. Kemenangan di Austria menjadi sinyal kebangkitan bagi pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut. Sementara Veda Pratama masih tertahan di posisi 13 klasemen, namun konsistensinya meraih poin di dua balapan terakhir menunjukkan perkembangan positif.
Moto3 akan kembali bergulir di Sirkuit Brno, Ceko, dua pekan mendatang. Veda Pratama dan para pembalap Asia lainnya diharapkan dapat memanfaatkan momentum untuk mendaki posisi klasemen. Red Bull Ring sendiri dikenal sebagai trek yang menuntut manajemen ban cerdas, dan Quiles membuktikan dirinya sebagai salah satu pembalap yang mampu membaca balapan dengan baik.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!