Andrea Stella, prinsipal tim McLaren, menegaskan bahwa banding yang diajukan timnya terkait hasil Grand Prix Monako bukan semata-mata demi kepentingan pribadi. Menurutnya, ini tentang prinsip keadilan dan integritas olahraga. Pernyataan itu disampaikan Stella di tengah proses banding yang digelar Pengadilan Internasional FIA pada Selasa ini.
Banding yang diajukan McLaren bersama Red Bull ini menyoroti keputusan stewards yang menganulir penalti waktu untuk Pierre Gasly setelah Grand Prix Monako. Padahal, sejumlah pembalap lain, termasuk Oscar Piastri dari McLaren, telah menjalani penalti serupa di tengah balapan. Keputusan ini dianggap tidak adil karena Gasly mendapatkan pemulihan posisi podium, sementara yang lain tidak punya kesempatan yang sama.
Stella menjelaskan bahwa ada dua kepentingan yang dibawa McLaren ke sidang. Pertama, kepentingan umum Formula 1. Ia menilai proses setelah balapan di Monako perlu dikaji ulang karena menyangkut keadilan bagi semua kompetitor. "Fakta bahwa penalti dihapus menimbulkan kekhawatiran yang signifikan," ujarnya. Kedua, ada kepentingan McLaren sendiri yang merasa dirugikan secara materiil karena kehilangan poin di klasemen konstruktor.

"Kami pergi ke sidang dengan niat ganda," kata Stella. "Yang pertama lebih umum daripada kepentingan McLaren. Kami pikir proses yang terjadi setelah balapan di Monako perlu ditinjau ulang. Ada juga aspek teknis tentang bagaimana batas kecepatan pit dihitung, tetapi bagi saya, ini lebih kepada keadilan dan prinsip yang perlu diklarifikasi dan mungkin ditegakkan kembali."
Insiden ini bermula dari kesalahan timing loop di pintu masuk pit Monako yang unik. Hal ini memicu false flag yang membuat banyak pembalap terkena penalti karena dianggap melebihi batas kecepatan. Gasly, yang sempat turun ke posisi ketujuh, kemudian naik kembali ke podium ketiga setelah banding Alpine diterima. Konsekuensinya, posisi pembalap lain seperti Isack Hadjar dan Piastri berubah.
Banding ini juga menjadi sorotan karena melibatkan dua tim besar yang biasanya bersaing ketat. Namun, Stella menegaskan bahwa langkah ini bukan tentang persaingan antar tim, melainkan tentang memastikan aturan diterapkan secara konsisten untuk semua orang. "Ini soal integritas olahraga," tegasnya.
Proses sidang yang digelar pada hari Selasa ini berpotensi berlangsung lebih lama. Hasilnya akan menentukan apakah keputusan stewards untuk menganulir penalti Gasly akan dipertahankan atau dibatalkan. Apapun hasilnya, kasus ini sudah menjadi preseden penting dalam sejarah Formula 1 modern.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!