Max Verstappen akan menghadapi tantangan yang tidak biasa bulan depan. Pembalap Red Bull Racing itu dijadwalkan turun di ajang balap kart yang disebut-sebut sebagai yang terbesar di dunia, dengan 100 rival yang harus ia lewati sebelum waktu habis.
Acara bertajuk 'Max vs 100' ini akan digelar di sirkuit kart khusus yang dibangun di Silverstone pada 16 September. Verstappen akan memulai balapan dari posisi terakhir dan harus menyalip semua pembalap lain sebelum waktu yang ditentukan berakhir. Balapan ini akan disiarkan langsung melalui Disney+ secara global dan ESPN di Amerika Serikat.
Verstappen akan bersaing dengan para pembalap dari berbagai kalangan, termasuk atlet Red Bull, selebritas, kreator konten, dan penggemar biasa. Meski daftar peserta lengkap belum dirilis, Red Bull sudah memastikan keikutsertaan ultrarunner Arda Saatci, bintang basket Chris Matthews, pengendara sepeda gunung freestyle Matt Jones, serta para streamer TheGrefg, Caedrel, dan TheDonato.

Verstappen, yang memulai karier balapnya di ajang karting sejak usia empat tahun sebelum naik ke F1 bersama Toro Rosso (kini Racing Bulls) pada usia 17 tahun, mengungkapkan antusiasmenya. "Di gokart kamu belajar semua dasar-dasar: start, bertahan, menyalip. Tentu saja, saya menghabiskan waktu yang lama dalam hidup saya untuk gokart, jadi selalu menyenangkan untuk kembali lagi. Ini soal memahami grip gokart. Saya sudah bertahun-tahun di gokart, jadi secara alami Anda akan bisa cepat beradaptasi," ujarnya.
Red Bull menyebut siaran balapan ini akan menggunakan grafis ala game dan rekaman drone sinematik. Selain itu, Verstappen akan bisa berbicara langsung dengan para rivalnya melalui radio, kontras dengan balapan F1 di mana pembalap hanya bisa berkomunikasi dengan tim atau race control.
Sirkuit untuk balapan kart ini dirancang oleh pembalap asal Prancis sekaligus direktur balapan David Terrien, yang juga menguji sirkuit tersebut bersama juara dunia iRacing dua kali Sebastian Job. Terrien menilai balapan ini akan menjadi pengalaman seumur hidup bagi semua pembalap yang terlibat. "Ketika Anda punya Max Verstappen yang mengejar semua orang, itu akan jadi pengalaman seumur hidup bagi semua pembalap. Anda akan melihat Max menunjukkan semua kemampuan membaca lalu lintas, mencoba merencanakan di mana dia bisa menyalip, dan melewati lalu lintas dengan kecepatan maksimal karena dia tidak ingin membiarkan pembalap di depan menjauh," jelas Terrien.
Sementara itu, Job menambahkan, "Saya pikir menyalip 100 mobil akan sangat sulit. Hari ini kami melakukannya dengan 50 mobil, dan itu pun sudah menjadi tantangan untuk menyelesaikannya dalam waktu yang ditentukan. Dia punya pekerjaan rumah yang sangat besar."



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!