SPONSORED

Verstappen Tantang 100 Pebalap dalam Balap Gokart Rekor Dunia

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Verstappen Tantang 100 Pebalap dalam Balap Gokart Rekor Dunia
TO NEWS OVERVIEW
Photo Credit: Joerg Mitter / Red Bull Content Pool

Max Verstappen akan kembali ke akar balap gokartnya pada bulan September untuk menghadapi 100 rival dalam ajang yang disebut-sebut sebagai balap gokart terbesar yang pernah digelar. Juara dunia Formula 1 empat kali ini akan menjadi bintang utama dalam acara sekali jalan bertajuk Max vs 100 di Sirkuit Silverstone pada 16 September.

Berbeda dengan balapan biasa di mana ia terbiasa memulai dari posisi terdepan, Verstappen justru akan start dari belakang 100 pebalap lain yang terdiri dari atlet, streamer, tokoh publik, dan penggemar. Tujuannya sederhana namun ambisius: menyalip semua gokart di depannya.

Acara ini akan disiarkan langsung secara global di Disney+, sementara pemirsa di Amerika Serikat dapat menonton melalui ESPN App sebelum siaran tunda di ESPN2 pada hari yang sama.

Mercedes Ungkap Alasan Team Order di GP Belanda demi Russell
Baca JugaMercedes Ungkap Alasan Team Order di GP Belanda demi Russell

Bagi Max Verstappen, ini adalah kesempatan nostalgia yang menyenangkan. "Bagi saya, selalu menyenangkan untuk kembali," ujarnya. "Di gokart, kamu belajar semua dasar-dasar: start, bertahan, menyalip. Saya menghabiskan waktu yang lama dalam hidup saya untuk balap gokart, jadi selalu menyenangkan untuk kembali dan mengendarainya lagi."

ADVERTISEMENT

Verstappen memulai balap gokart di usia empat tahun dan naik dengan cepat melalui kompetisi nasional dan internasional, memenangkan berbagai gelar Eropa dan dunia sebelum debut F1-nya pada 2015. Meski telah lebih dari satu dekade berkutat di single-seater, ia yakin kembali ke gokart akan terasa alami. "Ini tentang memahami cengkeraman gokart," katanya. "Saya sudah bertahun-tahun di gokart, jadi kamu secara alami akan kembali ke ritme itu."

Sirkuit ini dirancang oleh pembalap sekaligus desainer gokart asal Prancis, David Terrien, yang mengakui bahwa mengakomodasi 101 peserta dalam satu balapan membutuhkan pendekatan yang sama sekali baru. "Membuat trek untuk 101 pembalap pada saat yang sama belum pernah dilakukan, belum pernah terlihat," kata Terrien. Ia menambahkan bahwa acara ini akan menuntut keterampilan balap yang mumpuni, bukan sekadar kecepatan murni. "Kamu akan melihat Max menunjukkan semua keterampilannya dalam menerobos lalu lintas, mencoba merencanakan di mana dia bisa menyalip orang."

Para peserta akan mencakup berbagai atlet dan kreator Red Bull, seperti pelari ultra Arda Saatci, pelatih basket Chris Matthews, pebalap gunung freestyle Matt Jones, dan streamer TheGrefg, Caedrel, serta TheDonato. Pertanyaannya, mampukah Verstappen benar-benar melewati 100 rivalnya? Pebalap sim racing Red Bull, Sebastian Job, yang membantu menguji format selama pengembangan, mengatakan bahkan simulasi dengan setengah dari jumlah peserta pun terbukti sulit. "Saya pikir menyalip 100 mobil akan sangat sulit," kata Job. "Hari ini kami melakukannya dengan 50, dan itu pun merupakan tantangan untuk menyelesaikannya dalam waktu yang ditentukan. Dia harus bekerja keras." Namun, Verstappen tampaknya lebih tertarik pada ketidakpastian daripada khawatir akan kesulitan. Ketika ditanya apa yang paling ia nantikan, jawabannya mencerminkan sifat kacau dari konsep ini: "Hanya melihat kehancuran terjadi di depanku."

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU