Formula 1, Sportrik Media - Max Verstappen memperkirakan Red Bull Racing akan menghabiskan sebagian besar sesi uji coba Formula 1 2026 pertama di dalam garasi, seiring dimulainya era regulasi teknis baru yang secara fundamental mengubah konsep mobil dan unit daya.
Seluruh grid Formula 1 dijadwalkan menjalani tes resmi pertama musim ini di Circuit de Barcelona-Catalunya pada 26–30 Januari. Setiap tim hanya akan menjalankan mobil selama tiga hari dalam sesi tertutup, dengan fokus utama pada pengumpulan dan analisis data awal dari mobil yang sepenuhnya dirancang ulang untuk regulasi 2026.
Menurut Verstappen, fase awal pengujian tidak akan didominasi oleh pencarian performa, melainkan verifikasi sistem dasar dan korelasi data. Ia menilai bahwa keterbatasan pemahaman awal terhadap kombinasi sasis dan mesin baru akan membuat waktu di lintasan menjadi kurang relevan dibandingkan pekerjaan analitis di garasi.
“Tidak ada satu pun dari kami yang benar-benar tahu bagaimana mobil dan mesin baru ini bekerja,” ujar Verstappen kepada Blick.
“Saya rasa selama tes pertama di Barcelona mulai 26 Januari, kami akan lebih banyak berada di garasi daripada di lintasan.”
Pendekatan tersebut mencerminkan kompleksitas regulasi 2026, di mana perubahan aerodinamika dan karakter unit daya diperkirakan memiliki dampak besar terhadap urutan kekuatan kompetitif. Barcelona, menurut Verstappen, lebih berfungsi sebagai fase eksplorasi awal sebelum tim memperoleh gambaran yang lebih komprehensif pada tes lanjutan di Bahrain.
“Mudah-mudahan setelah dua tes di Bahrain pada Februari, kami semua akan sedikit lebih memahami arah mobil,” tambahnya.
Tes Barcelona juga menjadi tonggak penting bagi Red Bull karena menandai debut unit daya hasil pengembangan internal mereka. Proyek tersebut dijalankan melalui kemitraan teknis dengan Ford, dalam sebuah musim di mana performa mesin diperkirakan menjadi faktor penentu utama di bawah regulasi baru Formula 1.
Meski telah beberapa kali mengunjungi fasilitas tim di Milton Keynes, Verstappen menegaskan bahwa belum ada indikasi jelas mengenai posisi Red Bull dibandingkan para rivalnya. Ketidakpastian ini, menurutnya, masih dirasakan oleh seluruh grid pada tahap awal pengembangan.
“Ya, saya sudah beberapa kali ke pabrik,” jelas Verstappen.
“Tapi seperti yang saya katakan, semua orang masih berada dalam kegelapan.”
Secara keseluruhan, pernyataan Verstappen menggambarkan pendekatan hati-hati Red Bull dalam menghadapi awal era Formula 1 2026, di mana pemahaman teknis dan keandalan awal dinilai lebih penting daripada jumlah lap yang ditempuh. Dampak sesungguhnya dari strategi ini baru akan terlihat menjelang balapan pembuka musim, dengan seluruh perkembangannya akan terus dipantau oleh Sportrik Media melalui https://sportrik.com.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!