MotoGP, Sportrik Media – Legenda MotoGP Max Biaggi menyatakan bahwa Aprilia kini merupakan satu-satunya pabrikan Italia sejati di MotoGP, menegaskan posisi unik merek Noale di tengah dominasi Ducati yang secara korporasi dimiliki oleh Audi sejak 2012.
Dalam wawancara eksklusif dengan TNT Sports, Biaggi memuji Piaggio Group atas komitmen dan investasinya yang membangun Aprilia menjadi kekuatan penuh di kelas utama. “Kami sangat bangga dengan ini. Piaggio Group telah melakukan pekerjaan yang luar biasa,” ujar Biaggi, menekankan bahwa struktur kepemilikan Italia memberi Aprilia identitas yang berbeda di grid MotoGP modern.
Meski Ducati Corse masih bermarkas di Borgo Panigale dan mempertahankan warisan Italia secara operasional, kepemilikan Audi membuat Biaggi memandang rival utamanya itu tidak lagi sepenuhnya merepresentasikan industri otomotif Italia. Pernyataan tersebut muncul di tengah musim 2025 yang luar biasa bagi Ducati, yang memenangi 17 dari 22 grand prix dan menyapu bersih tiga gelar dunia, dipimpin oleh Marc Marquez.
Dominasi Ducati juga melanjutkan era emas yang dimulai sejak Francesco Bagnaia merebut gelar dunia pertamanya pada 2022, menjadikan pabrikan merah itu tak terkalahkan dalam perebutan mahkota pembalap hingga kini. Namun, di balik statistik impresif tersebut, Biaggi melihat kebangkitan Aprilia sebagai sinyal perubahan keseimbangan kekuatan.
Aprilia menutup musim 2025 sebagai penantang terkuat Ducati, dengan tiga kemenangan grand prix dari Marco Bezzecchi dan satu kemenangan tambahan dari pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez. Hasil tersebut membawa Aprilia finis runner-up di klasemen konstruktor, pencapaian terbaik mereka di era modern MotoGP.
Biaggi menilai kekuatan utama Aprilia kini terletak pada konsistensi teknis RS-GP di berbagai tipe sirkuit. “Sekarang motor ini tidak punya titik lemah. Tidak ada lagi trek yang membuat kami takut. Kami bisa selalu berada di tiga besar atau lima besar,” ujarnya kepada TNT Sports. Ia juga menekankan bahwa performa tersebut tidak bergantung pada satu pembalap saja, dengan Fernandez turut membuktikan daya saing paket Aprilia.
Momentum tersebut akan menjadi fondasi penting menjelang musim 2026, yang akan dibuka oleh peluncuran resmi tim Aprilia di Milan pada 15 Januari. Dengan Bezzecchi dan Fernandez sebagai ujung tombak, Aprilia berharap dapat melanjutkan tekanan terhadap Ducati dan menegaskan statusnya sebagai pabrikan Italia sejati yang kini kembali bersaing di puncak MotoGP, sebagaimana ditekankan Biaggi dalam wawancara TNT Sports yang dikutip secara luas oleh https://sportrik.com.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!