SPONSORED

Martin Tak Khawatir Yamaha Lamban: Keputusan Lebih Matang

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Martin Tak Khawatir Yamaha Lamban: Keputusan Lebih Matang TO NEWS OVERVIEW
Martin Tak Khawatir Yamaha Lamban: Keputusan Lebih Matang

Jorge Martin menegaskan keputusannya pindah ke Yamaha bukanlah langkah impulsif. Justru sebaliknya, ia menyebut pilihan ini jauh lebih dipertimbangkan dibanding keputusan cepatnya bergabung dengan Aprilia dua tahun lalu. Pembalap asal Spanyol itu mengaku siap menghadapi kritik jika performa Yamaha belum membaik dalam waktu dekat.

“Orang-orang boleh berbicara tahun depan atau dua tahun lagi,” ujar Jorge Martin kepada DAZN, dikutip dari FormulaPassion. “Dalam hidup, kita harus mengambil keputusan tertentu, dan keputusan untuk ke Yamaha ini lebih matang dibanding keputusan terburu-buru ke Aprilia dua tahun lalu.”

Kekhawatiran memang wajar muncul. Yamaha sedang terpuruk di MotoGP 2026. Mereka kesulitan meniru performa impresif musim lalu, terutama dalam sesi kualifikasi. Proyek mesin V4 yang digadang-gadang menjadi penyelamat belum sepenuhnya menunjukkan hasil nyata di lintasan.

Martin Tekan Marquez: Jadi Saingan Saja Sudah Kemenangan
Baca JugaMartin Tekan Marquez: Jadi Saingan Saja Sudah Kemenangan

Kondisi ini diperparah dengan kepergian Fabio Quartararo setelah delapan tahun membela tim pabrikan Iwata. Juara dunia 2021 itu memilih hengkang, meninggalkan Yamaha yang harus membangun ulang fondasi kompetitifnya tanpa salah satu pembalap terbaiknya.

ADVERTISEMENT

Yamaha pun akan memulai era baru bersama Martin dan Ai Ogura. Meski tekanan jelas ada, Martin justru merasa tenang. Ia sadar bahwa proyek jangka panjang butuh waktu, dan ia percaya pada proses yang sedang berjalan.

“Saya selalu mengambil keputusan yang terbaik untuk saya dan keluarga. Kita lihat saja apa yang terjadi tahun depan. Lagipula, dua tahun lalu saya juga memimpin klasemen sementara, sementara Aprilia sedang berantakan,” tambahnya, memberi perspektif bahwa situasi bisa berubah cepat.

Keputusan Martin ini berani, tetapi ia tidak melihatnya sebagai perjudian. Baginya, ini adalah langkah logis yang sudah diperhitungkan matang. Kini tinggal waktu yang akan membuktikan apakah pilihan ini tepat atau justru menjadi bumerang.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU