SPONSORED

Repsol Extreme 4T: Teknologi MotoGP untuk Motor Jalanan

Notifikasi
Rifki Haryadi
Rifki Haryadi
0
Repsol Extreme 4T: Teknologi MotoGP untuk Motor Jalanan
TO NEWS OVERVIEW
Repsol Extreme 4T: Teknologi MotoGP untuk Motor Jalanan

Repsol Lubricants kembali mencuri perhatian dengan peluncuran Extreme 4T, pelumas yang mengadopsi teknologi balap MotoGP untuk kebutuhan motor sport jalanan dan sirkuit. Produk ini bukan sekadar klaim, karena Extreme 4T merupakan pelumas resmi dan eksklusif yang digunakan di semua tim Moto2 dan Moto3 dalam kejuaraan dunia. Bagi para penggemar balap, ini berarti teknologi yang sama yang melumasi mesin para rider di lintasan kini tersedia untuk motor pribadi mereka.

Racing PAO Technology: Inovasi dari Repsol TechLab

Keunggulan utama Extreme 4T terletak pada formulasi kimianya yang dikembangkan di Repsol Technology Lab (TechLab) di Mostoles, Madrid. Berbeda dari pelumas sintetik berbasis oli hidroproses Grup III, Repsol menggunakan basis sintetik Grup IV, yaitu polialfaolefin (PAO), melalui teknologi yang disebut Racing PAO. Struktur molekul PAO yang seragam dan stabilitas kimianya yang tinggi memberikan sejumlah sifat unggul yang sangat dibutuhkan mesin motor berperforma tinggi. Salah satunya adalah ketahanan terhadap geseran (shear) yang ekstrem, yang menjaga viskositas pelumas tetap stabil meski bekerja di bawah tekanan mekanis berat dari interaksi gear transmisi dan komponen kopling. Dengan begitu, lapisan pelindung mesin tetap terjaga dalam kondisi paling menantang.

Ketahanan Termal dan Efisiensi Konsumsi Oli

Formulasi ini juga dirancang untuk mempertahankan performa pada suhu tinggi di area kritis seperti kepala silinder dan mahkota piston. Hal ini membantu mengurangi degradasi pelumas serta pembentukan deposit, pernis, dan endapan. Selain itu, volatilitas Noack yang rendah membatasi penguapan pelumas pada suhu tinggi. Menurut data Repsol, karakteristik ini dapat menekan konsumsi oli hingga 30% dibandingkan formulasi sebelumnya. Bagi pengendara sehari-hari, ini berarti interval penggantian oli yang lebih panjang dan perlindungan mesin yang lebih konsisten.

Bulega Tak Peduli Cara Rayakan Gelar WorldSBK 2026
Baca JugaBulega Tak Peduli Cara Rayakan Gelar WorldSBK 2026

Homologasi dan Kinerja Kopling Basah

Pada motor berperforma tinggi dengan bak oli bersama, pelumas harus menjalankan dua fungsi yang sering bertentangan: meminimalkan gesekan di mesin untuk efisiensi, namun tetap memberikan tingkat gesekan yang tepat agar kopling basah bekerja optimal. Repsol Extreme 4T menjawab tantangan ini dengan paket aditif khusus dan memenuhi standar internasional seperti JASO MA2. Spesifikasi Jepang ini menetapkan persyaratan ketat untuk perilaku gesekan pelumas yang digunakan pada motor dengan kopling basah, memastikan transfer tenaga yang efisien antara pelat kopling tanpa slip berlebihan. Dengan demikian, pengendara dapat merasakan perpindahan gigi yang lebih halus dan responsif.

ADVERTISEMENT

Bagi Repsol, peluncuran Extreme 4T menegaskan komitmen mereka dalam mentransfer teknologi balap ke produk konsumen. Ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan bukti nyata bahwa inovasi dari lintasan MotoGP dapat meningkatkan performa dan keandalan motor jalanan. Para penggemar balap yang ingin merasakan sentuhan teknologi MotoGP di motor pribadi kini memiliki pilihan yang sah dan teruji.

Dengan spesifikasi yang ketat dan penggunaan di ajang balap dunia, Extreme 4T menjadi jembatan antara dunia balap dan kebutuhan sehari-hari. Moto2 dan Moto3 telah membuktikan kualitasnya di lintasan, dan kini giliran pengendara jalanan untuk merasakan manfaatnya. Repsol Extreme 4T bukan hanya pelumas, tetapi sebuah pernyataan bahwa teknologi balap dapat diakses oleh semua.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU