Marco Bezzecchi mengaku masih berjuang melawan rasa sakit dan keterbatasan mobilitas, meski berhasil memecahkan rekor absolut Sirkuit Silverstone pada sesi latihan Jumat jelang MotoGP Inggris. Pembalap Aprilia itu tampil mengejutkan dengan mencatatkan waktu 1 menit 56,280 detik untuk memuncaki klasemen, hanya sepekan setelah menjalani dua operasi.
Bezzecchi mengalami cedera tulang selangka dan lutut dalam kecelakaan saat latihan bebas di Sachsenring bulan lalu. Cedera tersebut memaksanya mundur dari Grand Prix Jerman di tengah akhir pekan. Ia kemudian menjalani operasi pada lutut kiri dan tulang selangka yang patah selama libur musim panas. Proses pemulihan yang belum tuntas membuatnya baru bisa mengendarai motor produksi seminggu sebelum balapan di Inggris.
Meski performa satu putarannya mengesankan, Bezzecchi menegaskan bahwa kondisi fisiknya masih jauh dari ideal. "Hari ini luar biasa. Tentu saya sangat senang dengan catatan waktu, tapi keseimbangan hari ini sedikit berbeda," ujarnya. "Dalam hal kecepatan balapan, saya masih kesulitan. Saat harus melakukan empat atau lima putaran beruntun, saya mulai menderita. Di akhir sesi, saya sangat lelah."

Pembalap berusia 27 tahun itu menjelaskan bahwa cedera lutut justru lebih menyiksanya dibanding tulang selangka. "Ini cedera yang lebih kecil, tapi justru yang membuat saya gila. Hari-hari di rumah adalah bencana. Saya kesulitan terutama saat perubahan arah. Saya tidak bisa menekuk kaki sepenuhnya," tuturnya. Ia menambahkan bahwa rasa sakit masih terasa karena cedera tersebut mirip patah tulang, dengan ada bagian kecil tulang yang hilang.
Proses rehabilitasi yang dijalaninya tidak mudah. Bezzecchi mengaku harus membuka kembali luka di lututnya setelah dokter menutupnya di Jerman agar ia bisa terbang. "Operasi lutut juga rumit. Di rumah, sulit untuk beristirahat selama libur. Saya ke gym pada hari Senin dan operasi pada hari Minggu. Saya melakukan semua yang saya bisa untuk kembali ke sini, dan itu tidak mudah," kenangnya.
Meski start akhir pekannya kuat dan performa Aprilia impresif, Bezzecchi merendah peluangnya di Silverstone. Ia hanya berharap bisa menyelesaikan kedua balapan. "Sprint memang lebih sedikit lap, tapi intensitasnya... Kami akan mencoba segalanya malam ini untuk beristirahat dan pulih dengan fisioterapis serta staf medis Aprilia, agar besok setidaknya bisa bangun dengan kondisi yang sama seperti sekarang," pungkasnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!