SPONSORED

Marc Marquez Akui Jauh dari Podium Usai Latihan Bebas MotoGP Silverstone

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Marc Marquez Akui Jauh dari Podium Usai Latihan Bebas MotoGP Silverstone TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez was sixth after British MotoGP practice © Gold and Goose

Pebalap Ducati, Marc Marquez, mengakui bahwa ia masih “jauh dari podium” setelah menjalani sesi latihan bebas di MotoGP Grand Prix Inggris di Silverstone.

Silverstone memang kerap menjadi salah satu sirkuit terlemah bagi Marquez di kalender MotoGP, meski tahun lalu ia berhasil naik podium di ajang yang sama. Namun, kondisi kebugaran lengan kanannya yang belum pulih sepenuhnya membuatnya tertinggal 0,733 detik dari pebalap tercepat pada Jumat (1/8) dan finis di posisi keenam.

Berbicara kepada media setelah sesi, Marquez mengaku belum bisa bersaing di barisan depan. “Ini hari yang sudah kami perkirakan. Sepertinya di sini, Aprilia biasanya sangat kuat di tikungan yang mengalir, seperti di Assen atau di sini. Kami bekerja keras untuk mencari yang terbaik, tapi saat ini kami jauh dari podium. Lebih dekat ke posisi lima besar, tapi saya bahkan tidak berada di lima besar. Jadi, kami perlu bekerja untuk bisa masuk ke posisi lima besar itu,” ujarnya.

Bagnaia Akui Ducati Resmi Paling Lambat di Sprint Silverstone
Baca JugaBagnaia Akui Ducati Resmi Paling Lambat di Sprint Silverstone

Silverstone memang diprediksi menjadi sirkuit di mana Marquez harus membatasi kerugian sebelum balapan yang lebih bersahabat di Aragon dua pekan mendatang. Ditanya oleh Crash apakah perasaannya di Jumat ini mirip dengan saat GP Belanda di Assen, ia menjawab, “Sedikit lebih berpotensi daripada Assen, saya rasa, tapi posisinya mirip. Tapi saya merasa sedikit lebih optimis daripada di Assen.”

ADVERTISEMENT

Meski Aprilia menjadi yang tercepat di Silverstone pada hari Jumat, Ducati masih punya pebalap cepat seperti Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio yang bisa menjadi ancaman di perebutan podium. Marquez juga mengakui bahwa gaya balapnya sulit diubah di usia 33 tahun, dan ia justru lebih lambat di bagian trek yang biasanya menjadi keunggulannya dibandingkan tahun lalu.

“Tentu saja motor punya kelebihan dan kekurangan. Musim ini kami sudah paham bahwa Aprilia lebih cepat di tikungan mengalir, sementara kami lebih cepat di tikungan stop-and-go. Gaya balap saya sejak 2013 selalu kesulitan di sirkuit yang sama dan kuat di sirkuit yang sama. Jadi, di tikungan mengalir itulah saya kesulitan. Saya belajar bahwa di beberapa titik Alex sangat cepat, dan ketika saya mencoba menirunya, malah lebih buruk karena saya memaksakan diri dan kehilangan lebih banyak lagi. Itu karakter pebalap. Di usia 33 tahun, saya bisa beradaptasi sedikit, tapi gaya balap saya ya seperti itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Memang benar tahun lalu saya kesulitan di titik yang sama, tapi saya bisa bangkit di perubahan arah. Tapi tahun ini tidak. Justru di titik yang tahun lalu kuat, saya sedikit lebih lambat, dan kita tahu alasannya. Kita lihat saja apakah kami bisa mengelolanya dan menikmati akhir pekan ini; yang penting bukan posisi.”

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU