Formula 1, Sportrik Media - Masa depan Lewis Hamilton di Scuderia Ferrari dinilai sebagai faktor penentu utama dinamika bursa pembalap Formula 1, menyusul musim debutnya yang penuh kesulitan bersama tim Maranello pada kampanye 2025.
Hamilton menjalani musim pertamanya bersama Ferrari tanpa satu pun finis podium dari 24 grand prix, sebuah catatan yang belum pernah terjadi sepanjang karier tujuh kali juara dunia tersebut. Performa itu memunculkan keraguan terhadap keberlanjutan kariernya di Formula 1, khususnya menjelang berakhirnya siklus regulasi saat ini dan transisi menuju era teknis 2026.
Pandangan tersebut disampaikan oleh mantan kepala insinyur Red Bull Racing dan Aston Martin, Dan Fallows, yang menilai Hamilton sebagai figur sentral dalam pergerakan pasar pembalap untuk musim 2027. Menurut Fallows, Hamilton tetap memiliki kapasitas performa tinggi, namun motivasinya sangat bergantung pada daya saing mobil yang ia kendarai.
Fallows membandingkan pendekatan Hamilton dengan Fernando Alonso, yang dinilainya masih menunjukkan komitmen balap lintas kategori meski telah berada di fase akhir kariernya. Dalam konteks Hamilton, Fallows menilai bahwa ketertarikan sang pembalap Inggris lebih terfokus pada Formula 1 itu sendiri, bukan semata kecintaan terhadap aktivitas balap jika tidak didukung oleh peluang kemenangan yang realistis.
Implikasi strategis bagi Ferrari menjadi signifikan apabila Hamilton memutuskan untuk mengakhiri kariernya lebih awal. Fallows memperkirakan bahwa keputusan tersebut akan disampaikan sejak dini agar Ferrari memiliki waktu yang cukup untuk menyusun ulang rencana jangka menengah mereka, termasuk evaluasi komposisi pembalap untuk musim-musim berikutnya.
Dalam skenario tersebut, perhatian langsung tertuju pada Oliver Bearman, pembalap junior Ferrari yang saat ini membela Haas F1 Team. Bearman dipandang sebagai kandidat alami untuk promosi internal, meskipun Fallows membuka kemungkinan munculnya opsi lain yang dapat memicu efek domino di seluruh grid Formula 1.
Secara keseluruhan, posisi Hamilton tidak hanya menentukan arah karier pribadinya, tetapi juga berpotensi menggerakkan ulang peta kekuatan dan strategi tim papan atas menjelang era regulasi baru. Keputusan yang diambil sepanjang musim 2026 akan menjadi titik referensi penting bagi Ferrari dan rival-rivalnya, dengan perkembangan selanjutnya akan terus dipantau oleh Sportrik Media melalui https://sportrik.com.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!