Charles Leclerc meminta Ferrari melakukan investigasi menyeluruh setelah SF-26 mengalami penurunan performa signifikan antara Sprint Race dan grand prix utama Formula 1 Miami 2026.
Leclerc tampil kompetitif sepanjang Sabtu dengan finis ketiga di sprint dan kembali mengamankan posisi ketiga di grid untuk balapan utama. Pembalap Monako itu bahkan sempat terlibat duel perebutan kemenangan bersama Kimi Antonelli dan Lando Norris pada fase awal grand prix.
Namun, performa Ferrari mulai menurun drastis seiring berjalannya balapan. Leclerc perlahan kehilangan kontak dengan pembalap depan dan mulai mendapat tekanan dari Oscar Piastri serta George Russell. Strategi pit stop lebih awal Russell kemudian memaksa Ferrari bereaksi cepat, yang semakin memperburuk jalannya balapan bagi Leclerc.

“Dengan ban medium kami tidak kuat. Degradasinya sangat besar.”
“Pada ban hard performanya membaik setelah beberapa lap, tetapi tetap tidak seperti saat sprint.”
Secara teknis, komentar Leclerc mengindikasikan adanya perubahan besar pada keseimbangan mobil, manajemen temperatur ban, atau efisiensi setup antara kondisi sprint dan grand prix utama. Miami dikenal sebagai sirkuit dengan temperatur lintasan tinggi yang sangat sensitif terhadap degradasi rear tyre serta kestabilan aerodinamika.
Ferrari sebelumnya terlihat memiliki pace kompetitif pada format sprint, namun kehilangan konsistensi race pace pada stint panjang hari Minggu. Hal ini memperlihatkan kemungkinan adanya kesulitan menjaga performa ban medium dalam kondisi beban bahan bakar penuh.
“Kami harus memeriksanya.”
“Kami kehilangan banyak performa dibanding sebelumnya dan saya ingin memahami secara detail apa yang sebenarnya terjadi.”
Balapan Leclerc sendiri berakhir semakin kacau setelah spin di lap terakhir saat bertarung memperebutkan podium. Kerusakan pada mobil memaksanya memotong beberapa tikungan sebelum akhirnya menerima penalti 20 detik pasca-balapan yang menjatuhkannya dari posisi keenam menjadi kedelapan.
Hasil tersebut kembali memperlihatkan tantangan Ferrari dalam menjaga konsistensi performa sepanjang akhir pekan balapan. Meski SF-26 menunjukkan potensi satu lap yang kuat, pengelolaan degradasi ban dan kestabilan race pace masih menjadi area utama yang perlu diselesaikan menjelang Grand Prix Kanada.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!