Liam Lawson raih prestasi perdana di Formula 1. Ia kalahkan Max Verstappen untuk pertama kali di musim 2025 pada Grand Prix Hungaria. Lawson finis kedelapan, unggul 3,2 detik atas Verstappen di posisi kesembilan. Ini juga jadi kali pertama ia cetak poin di dua balapan beruntun. Prestasi ini tunjukkan peningkatan performa Racing Bulls.
Performa Lawson di Hungaroring
Lawson start dari posisi kesembilan, satu tempat di belakang Verstappen. Ia sempat unggul di awal balapan. Namun, Verstappen salip di lap pembuka. Red Bull pilih strategi pit dini untuk Verstappen. Ini buat sang juara dunia jatuh ke posisi ke-16. Lawson, dengan strategi lari panjang, pertahankan posisi. Ia amankan posisi kedelapan usai pit stop. Verstappen pulih, tapi hanya finis 3,2 detik di belakang Lawson. Ini jadi kali pertama Lawson kalahkan Verstappen dalam balapan yang keduanya finis di 2025.

Lawson ungkap rasa terkejutnya. Ia tak sangka bisa tahan Verstappen. “Dia sangat cepat di awal dan salip saya di lap pertama,” ujar Lawson kepada media, termasuk RacingNews365. “Tapi mereka kesulitan dengan ban. Saya harap itu terjadi lagi di akhir balapan.” Strategi Lawson berhasil. Ia tahan Verstappen beberapa lap. Ban Red Bull mulai melemah. “Kecepatan kami bagus di akhir stint,” tambahnya. “Mobil sangat kompetitif akhir-akhir ini, terutama di balapan.” Upgrade suspensi depan sejak GP Austria tingkatkan kepercayaan dirinya. Lawson cetak poin di tiga dari empat balapan terakhir, termasuk posisi keenam di Belgia.
Lawson akui tantangan lintasan Hungaroring. “Kami punya potensi finis lebih tinggi jika start lebih depan,” katanya. Lintasan sempit sulitkan manuver salip. “Kamu ingin undercut pembalap di depan, tapi keluar di tengah lalu lintas,” jelasnya. Meski begitu, kecepatan Racing Bulls di akhir stint sangat kuat. Ini buat Lawson optimistis. “Kami paham soal ban, meski itu sulit di balapan,” ujarnya. Ia nilai performa timnya kompetitif di papan tengah, meski kalah dari McLaren yang dominasi lewat Lando Norris dan Oscar Piastri.
Prestasi Lawson di GP Hungaria 2025 jadi tonggak kariernya. Ia bukti kemampuan kalahkan juara dunia seperti Verstappen. Dengan jeda musim panas, Lawson dan Racing Bulls punya waktu poles strategi. Fokus kini ke paruh kedua musim. Untuk wawasan balapan dan profil pembalap, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
219 |
|
2
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
169 |
|
3
|
|
George Russell
Mercedes
|
160 |
|
4
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
138 |
|
5
|
|
Lando Norris
McLaren
|
128 |
|
6
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
109 |
|
7
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
92 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
68 |
|
9
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
43 |
|
10
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
42 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
379 |
|
2
|
|
Ferrari
|
307 |
|
3
|
|
McLaren
|
220 |
|
4
|
|
Red Bull
|
177 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
66 |
|
6
|
|
Alpine F1 Team
|
61 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Audi
|
12 |
|
9
|
|
Williams
|
11 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Baca Juga
Cadillac membantah rumor kepindahan Sergio Perez ke Williams. Bos tim Marcin Budkowski memuji performa Perez dan menegaskan komitmennya pada tim debutan F1 2026.
Graeme Lowdon dipecat Cadillac F1 setelah 11 balapan tanpa poin, senasib Christian Horner. Marcin Budkowski ditunjuk sebagai pengganti.
Cadillac Racing memecat Team Principal Graeme Lowdon setelah gagal mencetak poin di 11 balapan F1 2026. Marcin Budkowski ditunjuk sebagai pengganti.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!