Lando Norris menegaskan keyakinannya bahwa ia mampu mengalahkan Max Verstappen maupun pembalap lain di grid Formula 1 apabila menggunakan mobil yang sama. Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan mengenai kemungkinan Verstappen bergabung dengan McLaren.
Spekulasi menguat setelah pihak Verstappen dilaporkan memulai pembicaraan dengan tim berbasis Woking. Namun, belum terdapat konfirmasi resmi mengenai negosiasi kontrak, sementara CEO McLaren Zak Brown menyatakan tim tidak sedang berusaha merekrut juara dunia empat kali tersebut.
Brown menekankan bahwa McLaren tidak memiliki mobil ketiga dan telah diperkuat dua pembalap yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan tim. Norris dan Oscar Piastri juga masih terikat kontrak jangka panjang, sehingga kedatangan Verstappen akan membutuhkan perubahan besar dalam susunan pembalap.

Norris menilai dirinya telah berkembang sejak bertarung melawan pembalap Red Bull Racing itu dalam perebutan gelar musim lalu. Menurutnya, karakter mobil yang berbeda pada 2026 menuntut perubahan teknik mengemudi sekaligus kemampuan beradaptasi terhadap berbagai kondisi.
“Saya merasa sudah berkembang dibandingkan tahun lalu. Saya juga merasa menjadi pembalap yang lebih lengkap dan mampu beradaptasi dengan berbagai situasi, gaya mengemudi, serta karakter yang dibutuhkan mobil,” kata Norris.
“Saya percaya bisa mengalahkan pembalap mana pun,” lanjutnya.
Meski percaya terhadap kemampuannya sendiri, Norris tetap mengakui kekuatan utama Verstappen bukan hanya kecepatan dalam satu putaran. Ia menilai konsistensi sepanjang musim, mulai dari latihan, kualifikasi hingga balapan, menjadi faktor yang membedakan Verstappen dari sebagian besar pembalap lain.
“Banyak pembalap dapat merebut pole dan menghasilkan putaran luar biasa. Hal yang membuat seorang pembalap hebat adalah mampu tampil pada level tersebut di setiap latihan, kualifikasi, dan balapan,” ujar Norris.
Norris juga terbuka terhadap kemungkinan berhadapan langsung dengan pembalap berpengalaman seperti Lewis Hamilton atau Fernando Alonso dalam peralatan setara. Ia memandang situasi tersebut sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuannya melawan pembalap yang telah membangun reputasi sebagai bagian dari kelompok elite F1.
Namun, kemungkinan duet Norris dan Verstappen masih berada pada tingkat spekulasi. Sampai McLaren, Verstappen, atau Red Bull menyampaikan keputusan resmi, susunan Norris dan Piastri tetap menjadi fondasi proyek tim, sementara pernyataan Norris menunjukkan bahwa ia tidak menghindari tantangan apabila suatu hari harus menghadapi Verstappen dengan mobil yang sama.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!