Formula 1, Sportrik Media - Lando Norris dari McLaren menilai persaingan internal Mercedes-AMG Petronas berpotensi memberikan keuntungan strategis bagi timnya dalam perebutan gelar Formula 1 2026.
Mercedes membuka musim dengan dominasi penuh, meraih tiga kemenangan dari tiga seri awal, dengan Andrea Kimi Antonelli memimpin klasemen pembalap di depan rekan setimnya, George Russell. Sebaliknya, McLaren belum mampu mempertahankan performa juara mereka dari musim sebelumnya setelah perubahan regulasi besar, dengan Norris belum meraih satu pun podium.
Dalam konteks tersebut, Norris melihat potensi keuntungan apabila Antonelli dan Russell terus bersaing ketat, yang berpotensi membagi poin dan membuka peluang bagi tim rival untuk mengejar ketertinggalan.

“Semoga saja demikian. Semakin mereka saling bertarung, semakin baik untuk kami,” ujar Norris kepada media termasuk RacingNews365.
“Menarik melihat Kimi di musim keduanya tampil sangat baik. Dia pembalap yang menyenangkan dan mampu bersaing di level tertinggi dengan performa yang kuat.”
Norris juga menyoroti perkembangan Antonelli yang dinilai mampu meningkatkan performa secara signifikan dan memberikan tekanan nyata kepada Russell dalam perebutan posisi terdepan.
“Dia menemukan tambahan kecepatan dan bisa bertarung dengan George secara meyakinkan, itu hal yang menarik untuk dilihat,” tambahnya.
McLaren sendiri memiliki pengalaman dalam membalikkan situasi kompetitif, seperti yang terjadi pada musim 2023 dan 2024 ketika tim asal Woking tersebut berhasil berkembang pesat hingga kembali ke barisan depan. Norris berharap skenario serupa dapat terulang pada musim ini, meskipun dari posisi yang lebih tertinggal di awal.
Ia juga mengingat bagaimana musim lalu Max Verstappen tetap menjadi ancaman kuat di tengah persaingan internal McLaren antara dirinya dan Oscar Piastri.
“Ini situasi yang baik untuk kami. Kami tahu saat ini sedikit tertinggal di awal musim, tetapi kami berharap bisa mengejar,” jelas Norris.
“Semakin banyak poin yang mereka ambil satu sama lain, semakin baik. Ini mirip seperti situasi kami tahun lalu dengan Max. Semoga kali ini ceritanya berbalik.”
Dengan dinamika persaingan di papan atas yang semakin kompleks, McLaren kini berfokus pada pengembangan performa untuk menutup selisih dengan Mercedes. Seri-seri berikutnya akan menjadi penentu apakah tim mampu memanfaatkan peluang dari rival yang saling bersaing dalam perebutan gelar musim 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!