SPONSORED

Kecelakaan Horor Rally Chile: Cachon dan Rozada Dilarikan ke Rumah Sakit

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Kecelakaan Horor Rally Chile: Cachon dan Rozada Dilarikan ke Rumah Sakit
TO NEWS OVERVIEW
Alejandro Cachon. Photo: Toyota Gazoo Racing WRT

Alejandro Cachon dan co-driver Borja Rozada mengalami kecelakaan mengerikan pada SS6 Rally Chile 2026, Jumat sore waktu setempat. Mobil Toyota GR Yaris Rally2 yang mereka tumpangi menghantam tebing setelah melewati tanjakan, lalu terguling dengan kecepatan tinggi di sepanjang jalan sebelum akhirnya berhenti di pinggir lintasan. Insiden tersebut memaksa panitia menghentikan special stage Hualqui dan mengerahkan tim medis ke lokasi.

Menurut laporan penyelenggara, Cachon dan Rozada dalam keadaan sadar setelah kecelakaan. Meski demikian, keduanya tetap diterbangkan ke rumah sakit setempat menggunakan helikopter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ini menjadi pukulan telak bagi Cachon, yang baru dua pekan lalu juga tersingkir di SS1 Rally Paraguay. Dua kecelakaan beruntun dalam dua event berbeda jelas menjadi pukulan psikologis bagi pembalap muda Spanyol itu.

SS Hualqui sempat dimulai ulang, namun kembali dihentikan setelah beberapa mobil melintas. Penyebabnya adalah kecelakaan yang menimpa Yuki Yamamoto, pembalap program tantangan tim Toyota WRC, bersama co-driver Finlandianya, Topi Luhtinen. Keduanya juga dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan yang mewarnai hari Jumat di Chile.

Sami Pajari Frustrasi dengan Performa Pagi di Chile
Baca JugaSami Pajari Frustrasi dengan Performa Pagi di Chile

Sebelumnya pada Jumat pagi, pembalap Turki Kerem Kazaz dan co-driver Prancis Corentin Silvestre juga diterbangkan ke rumah sakit setelah kecelakaan di special stage pembuka. Keduanya masih dirawat inap semalam. Kazaz tidak mengalami cedera, tetapi Silvestre akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh spesialis. Kondisi Silvestre masih menjadi perhatian utama tim medis.

ADVERTISEMENT

Rangkaian insiden ini menyoroti risiko ekstrem yang melekat pada reli medan berat seperti Chile. Karakter lintasan yang keras, berkerikil, dan memiliki banyak tanjakan buta menuntut presisi tinggi serta keberanian luar biasa. Ketika pembalap kehilangan kendali setelah crest, konsekuensinya bisa sangat fatal. Mobil-mobil Rally2 yang tampil di WRC2 pun tidak kebal dari bahaya ini.

Dampak dari kecelakaan ini juga berpotensi mengubah peta persaingan di kelas WRC2. Dengan tersingkirnya Cachon, para rivalnya seperti Oliver Solberg atau Sami Pajari akan diuntungkan dalam perebutan poin. Namun, yang terpenting saat ini adalah kondisi kesehatan para pembalap dan co-driver yang terlibat. Rally Chile 2026 masih menyisakan beberapa stage, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

FIA dan penyelenggara diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan di lintasan Hualqui dan stage lainnya. Insiden beruntun ini menjadi pengingat bahwa reli, meski penuh adrenalin, tetap menyimpan risiko yang tidak bisa diabaikan. Kita doakan agar semua korban segera pulih dan dapat kembali berlaga.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU