Keputusan Supercars untuk memangkas sudut maksimum sayap belakang Camaro menjelang sesi kelima akhir pekan ini memicu reaksi keras dari kubu Chevrolet. General Motors (GM) menyebut langkah tersebut sebagai "keputusan emosional" yang diambil secara terburu-burui.
Supercars resmi mengumumkan bahwa Camaro akan menjalani sesi dengan sudut sayap belakang maksimum yang dikurangi 0,3 derajat menjadi 8,4 derajat, berlaku mulai Practice 5. Perubahan ini dilakukan setelah Camaro mendominasi ketiga sesi latihan Jumat, yang memicu protes dari tim-tim Ford, termasuk Triple Eight Race Engineering dan Grove Racing.
Direktur Motorsport GM, McNamara, mengungkapkan kekecewaannya kepada Speedcafe. "Jangka pendek," ujarnya singkat. "Itu keputusan emosional, yang bukan merupakan keputusan Supercars. Saya cukup terkejut, tapi ada faktor lain yang bermain." Pernyataan ini merujuk pada langkah Grove Racing yang dilaporkan melibatkan pengacara terkait dugaan pelanggaran Teams Racing Charter.

Supercars beralasan perubahan ini berdasarkan tinjauan data dari tiga sesi latihan Jumat. Namun, McNamara menolak alasan tersebut, menyebut adanya variabel kualitas ban dan beban bahan bakar yang membuat data tidak konklusif. Meski demikian, ia menegaskan tim Chevrolet harus menerima keputusan tersebut dan fokus pada sisa akhir pekan.
"Akan ada diskusi lanjutan, tapi kami akan melanjutkan tugas dan melakukan apa yang harus dilakukan," kata McNamara. "Meskipun banyak yang menganggap kami tim dan pembalap biasa, kami memiliki tim dan pembalap luar biasa serta dukungan teknis yang baik. Jadi kami akan meninjau kembali apa yang mereka minta dan pergi melakukan tugas untuk akhir pekan."
Keputusan ini menempatkan Chevrolet dalam posisi sulit. Sebelumnya, mereka mendapat revisi splitter skids yang menambah downforce, dan Camaro tampil dominan di sesi latihan. Kini, dengan pengurangan sudut sayap, keseimbangan mobil berubah. "Ini menempatkan kami di belakang untuk akhir pekan, yang bukan yang kami inginkan, karena kami datang ke sini berpikir setidaknya kami memiliki jendela kompetitif lebih lanjut," tambah McNamara.
McNamara juga membantah spekulasi bahwa GM mengancam akan keluar dari ajang ini jika tidak mendapat perubahan paritas. Proposal awal GM disebut mencakup peningkatan sudut sayap belakang, namun ditolak oleh Supercars. Sementara itu, bos Erebus Motorsport, Barry Ryan, mengaku hanya mengetahui perubahan enam menit sebelum sesi dimulai. "Agak mengkhawatirkan mereka melakukannya karena kemarin kami memiliki tiga sesi, sekarang tiba-tiba mereka bisa mengubah sesuatu," ujarnya.
Meski demikian, Ryan menambahkan bahwa dampaknya tidak terlalu terasa, dan timnya berhasil finis pertama dan kedua di sesi Practice 4. Perubahan ini hanya wajib mulai Practice 5, dan tim GM memanfaatkan sesi Practice 4 untuk menilai posisi sayap yang direvisi. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Camaro beradaptasi dengan batasan baru ini di sisa akhir pekan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!