SPONSORED

Ivan Capelli Sebut Komentar Pedas Fernando Alonso Soal Pembalap Barisan Belakang F1 Terlalu Berlebihan

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Ivan Capelli Sebut Komentar Pedas Fernando Alonso Soal Pembalap Barisan Belakang F1 Terlalu Berlebihan
TO NEWS OVERVIEW
Fernando Alonso was critical of back marker F1 drivers

Kritik pedas yang dilontarkan oleh Fernando Alonso terhadap kualitas para pembalap di barisan belakang grid Formula 1 dinilai terlalu berlebihan. Pandangan tersebut datang dari mantan pembalap F1 yang kini menjadi pengamat Sky Sports Italia, Ivan Capelli, menyusul insiden kontroversial yang terjadi dalam rangkaian balapan akhir pekan lalu.

Permasalahan ini bermula ketika juara dunia dua kali asal Spanyol tersebut terlibat insiden senggolan pada lap pembuka bersama Alex Albon. Tabrakan itu mengakibatkan kerusakan parah pada mobil Aston Martin yang dikemudikannya, membuat peluang meraih poin musnah dan harus puas finis di posisi ke-16.

Selepas balapan, pembalap veteran tersebut melontarkan pernyataan tajam yang menyebutkan bahwa kualitas sepertiga pembalap di bagian belakang grid berada di level yang sangat rendah. Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan risiko konstan bagi pembalap lain yang memulai balapan dari area belakang.

Esteban Ocon Bongkar Masalah Kritis Haas F1 di GP Amerika Serikat 2026
Baca JugaEsteban Ocon Bongkar Masalah Kritis Haas F1 di GP Amerika Serikat 2026

Menanggapi klaim kontroversial tersebut, Ivan Capelli memberikan pembelaan terhadap para pembalap yang disinggung. Berbicara kepada media Italia La Gazzetta dello Sport, ia menegaskan bahwa pandangan sang juara dunia tidak sepenuhnya akurat dan cenderung berlebihan.

ADVERTISEMENT

Karena, dalam keadaan apapun, jika kita ingin melihat kembali mereka yang benar-benar berjuang di barisan belakang seperti Sergio Perez atau Valtteri Bottas, kita harus ingat bahwa beberapa tahun lalu saat mereka memegang mobil kompetitif, mereka bahkan mampu memenangi balapan, ujar Capelli.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketika seorang pembalap mencoba mengerahkan kemampuan maksimal menggunakan mobil yang tidak mendukung, potensi terjadinya kesalahan otomatis meningkat secara drastis. Mesin dan perangkat kendaraan tidak selalu merespons sesuai keinginan, sehingga kontak di lintasan kerap tidak terhindarkan.

Di sisi lain, pengamat asal Italia itu juga menyoroti perbedaan adaptasi antara pembalap senior dan talenta muda masa kini seperti Andrea Kimi Antonelli yang dinilai lebih cepat menyatu dengan teknologi serta regulasi modern. Bagi pembalap yang lebih tua, proses tersebut menuntut perubahan otomatisasi kebiasaan dan insting yang telah tertanam selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

Meskipun kerap melontarkan komentar bernada frustrasi, Capelli meyakini bahwa Fernando Alonso pada dasarnya masih menikmati kompetisi dan terus berusaha keras demi mencetak hasil terbaik demi memperpanjang warisan karier legendarisnya di ajang balap jet darat.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU