Advertisement Sportrik
15s

Isack Hadjar Tantang Tekanan Red Bull di F1 2026

Notifikasi
Isack Hadjar Tantang Tekanan Red Bull di F1 2026
© Red Bull Content Pool

Formula 1, Sportrik Media - Isack Hadjar menegaskan keyakinannya menghadapi tekanan besar sebagai rekan setim Max Verstappen di Red Bull Racing pada musim Formula 1 2026.

Pembalap asal Prancis tersebut datang ke tim dengan ekspektasi tinggi, mengingat posisi rekan setim Verstappen selama beberapa tahun terakhir kerap menjadi tantangan besar. Sejak 2019, sejumlah nama seperti Pierre Gasly, Alex Albon, Sergio Perez, hingga Yuki Tsunoda mengalami kesulitan mempertahankan posisi mereka setelah tidak mampu menyamai performa Verstappen.

Hadjar menjadi pembalap terbaru yang mencoba menantang dinamika tersebut. Dalam tiga balapan awal musim, ia menunjukkan konsistensi dan kecepatan yang kompetitif, meskipun masih dalam fase adaptasi terhadap karakter mobil RB22.

Sam Bird Gagal F1 karena €20 Juta Marcus Ericsson
Baca JugaSam Bird Gagal F1 karena €20 Juta Marcus Ericsson

“Dalam satu sisi, ketika Anda melihat selisih dengan rekan setim Max, Anda menyadari itu sesuatu yang spesial. Tetapi saya tetap realistis. Kami menggunakan mobil yang sama, dan jika saya merasa mampu, maka saya mampu,” ujar Hadjar.

ADVERTISEMENT

Evaluasi awal musim menunjukkan bahwa RB22 memiliki karakteristik yang sulit dikendalikan, terutama dalam hal keseimbangan dan respons handling. Faktor ini juga telah diakui oleh Verstappen, yang menghadapi tantangan serupa dalam mengoptimalkan performa mobil.

Meski demikian, Hadjar menilai progresnya masih berada dalam jalur yang diharapkan. Ia menekankan bahwa tiga balapan pertama memberikan gambaran awal yang positif terhadap kemampuannya beradaptasi dengan tuntutan teknis tim.

“Tiga balapan pertama berjalan sesuai ekspektasi saya. Sampelnya masih kecil, tetapi mobil ini memang sulit dikendarai. Saya tidak terlalu jauh dari target, dan saya puas dengan cara saya mengemudi sejauh ini,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Selama beberapa musim terakhir, pembalap Red Bull sering menekankan pentingnya pendekatan bertahap dalam memahami karakter mobil. Namun, Hadjar menunjukkan indikasi pemahaman yang lebih cepat terhadap paket teknis tim, sesuatu yang jarang terlihat sejak era Daniel Ricciardo.

Dengan fondasi performa yang stabil di awal musim, Hadjar kini berada dalam posisi untuk menguji konsistensi jangka panjangnya. Tantangan utama tetap pada kemampuan mempertahankan performa mendekati Verstappen, sekaligus beradaptasi dengan karakter mobil yang kompleks sepanjang musim 2026.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU