Advertisement Sportrik
15s

Sam Bird Gagal F1 karena €20 Juta Marcus Ericsson

Notifikasi
Sam Bird Gagal F1 karena €20 Juta Marcus Ericsson
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Sam Bird mengungkap momen krusial yang mengakhiri peluangnya untuk tampil di Formula 1, setelah kehilangan kursi balap di Caterham F1 Team akibat faktor pendanaan yang tidak dapat ia tandingi.

Pembalap asal Inggris tersebut sebelumnya memiliki jalur menuju F1 melalui perannya sebagai test driver di Mercedes, termasuk mengikuti tes rookie di Abu Dhabi pada 2010. Namun, tanpa program pembinaan pembalap muda yang kuat di Mercedes saat itu, peluangnya untuk promosi ke kursi balap utama sangat terbatas.

Bird kemudian menjajaki opsi lain dan memasuki pembicaraan lanjutan dengan Caterham untuk musim 2014. Setelah tampil kompetitif di GP2 dengan enam kemenangan dan finis sebagai runner-up, peluangnya dianggap cukup terbuka untuk mengamankan kursi di tim tersebut.

Isack Hadjar Tantang Tekanan Red Bull di F1 2026
Baca JugaIsack Hadjar Tantang Tekanan Red Bull di F1 2026

Namun, situasi berubah drastis saat ia menjalani sesi simulator pertamanya bersama Caterham. Tanpa kontrak resmi, Bird tiba-tiba diberhentikan dari program tersebut dan diberi tahu bahwa tim telah memilih pembalap lain.

ADVERTISEMENT

Keputusan tersebut dipicu oleh kedatangan Marcus Ericsson, yang membawa dukungan finansial sebesar €20 juta. Faktor ekonomi ini menjadi penentu utama dalam keputusan tim, mengingat kondisi finansial tim papan bawah pada periode tersebut.

“Saat itu saya sedang menjalani sesi simulator pertama, dan tiba-tiba saya diminta keluar. Saya diberi tahu bahwa jasa saya tidak lagi diperlukan karena Marcus Ericsson datang dengan membawa €20 juta,” ungkap Bird.

Insiden tersebut menjadi titik balik dalam kariernya, di mana ia menyadari bahwa tanpa dukungan finansial besar, peluang untuk mendapatkan kursi di Formula 1 sangat kecil. Kondisi ini mencerminkan realitas kompetitif F1, khususnya bagi pembalap tanpa backing sponsor signifikan.

ADVERTISEMENT

Setelah gagal masuk F1, Bird kemudian mengalihkan fokusnya ke jalur motorsport profesional lainnya, termasuk Formula E, di mana ia membangun karier panjang selama lebih dari satu dekade.

Kisah ini menegaskan bahwa selain performa di lintasan, faktor finansial tetap menjadi elemen krusial dalam menentukan peluang pembalap untuk menembus Formula 1, terutama di tim dengan keterbatasan sumber daya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU