WRC, Sportrik Media - Adrien Fourmaux dari Hyundai Motorsport menghadapi insiden operasional krusial pada Croatia Rally 2026 ketika pace notes tidak ditemukan menjelang start, memaksa kru menggunakan metode alternatif yang berdampak langsung terhadap performa di Super Sunday.
Insiden terjadi saat Fourmaux bersama co-driver Alexandre Coria bersiap memasuki special stage. Coria menyadari bahwa buku pace notes tidak berada di dalam mobil, padahal dokumen tersebut menjadi referensi utama dalam membaca karakter lintasan. Dalam situasi darurat, Coria menggunakan layar ponsel untuk membacakan catatan kepada Fourmaux sepanjang stage.
Kondisi ini membuat Fourmaux tidak dapat mengemudi dengan agresivitas penuh. Ia menyelesaikan stage di posisi kelima dengan selisih 12 detik dari waktu tercepat. Meski kehilangan potensi waktu, pembalap Prancis tersebut tetap berada di posisi ketiga klasemen Super Sunday, menjaga peluang untuk mengamankan poin tambahan.

“Sebenarnya saya tidak tahu di mana catatan itu. Kami harus mencarinya, mungkin tertinggal di belakang kursi,” ujar Fourmaux, menjelaskan situasi tersebut setelah menyelesaikan stage.
Di bagian depan klasemen Super Sunday, pembalap Toyota Gazoo Racing Oliver Solberg dan Elfyn Evans menunjukkan konsistensi tinggi. Solberg mencatatkan waktu tercepat pada stage kedua hari itu dan memperbesar keunggulan menjadi 6,3 detik atas Evans. Ketiga pembalap, termasuk Fourmaux, memanfaatkan Super Sunday sebagai peluang mengumpulkan poin setelah sebelumnya tidak menyelesaikan reli utama secara optimal.
Sementara itu, klasemen keseluruhan tidak mengalami perubahan signifikan. Thierry Neuville tetap memimpin dengan keunggulan lebih dari satu menit atas Takamoto Katsuta. Posisi ketiga ditempati Sami Pajari dengan selisih kurang dari 30 detik dari Katsuta, mencerminkan pendekatan konservatif di fase akhir reli.
“Saya tidak memaksakan sama sekali. Saya hanya berusaha menyelesaikan setiap stage. Tidak ada alasan untuk mengambil risiko. Kami harus membawa pulang kemenangan ini karena sangat berarti bagi saya dan seluruh tim,” kata Neuville.
Pajari juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kecepatan dan konsistensi dalam kondisi lintasan yang tetap menantang.
“Situasinya terkendali, tetapi tetap sulit. Sulit menemukan ritme menyerang yang tepat sambil tetap menjaga mobil tetap bersih dan stabil,” ujar Pajari.
Di kategori WRC2, Yohan Rossel memimpin klasemen dan membuka peluang kemenangan penting bagi Lancia. Adiknya, Léo Rossel, berada di posisi kedua, diikuti Nikolay Gryazin dan Roope Korhonen.
Dengan dua special stage tersisa, termasuk Power Stage, fokus utama pembalap adalah memaksimalkan perolehan poin tanpa mengorbankan posisi keseluruhan. Insiden yang dialami Fourmaux menegaskan pentingnya kesiapan operasional dalam reli, di mana detail kecil seperti keberadaan pace notes dapat menentukan hasil akhir. Croatia Rally 2026 kini memasuki fase penentuan yang akan berdampak langsung pada dinamika klasemen kejuaraan dunia menjelang seri berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!