F1, Sportrik Media - Honda mengonfirmasi adanya masalah baterai yang mengganggu program pengujian Aston Martin setelah kegagalan teknis besar yang dialami Fernando Alonso dalam tes pramusim F1 di Bahrain. Insiden tersebut memperburuk persiapan tim Silverstone menjelang musim 2026.
Kemitraan power unit penuh antara pabrikan Jepang dan Aston Martin memang belum memasuki fase balapan resmi, namun awal kolaborasi ini langsung menghadapi tantangan signifikan. Setelah hanya mencatat 268 lap sepanjang shakedown Barcelona dan tes Bahrain pertama, rencana pengujian kembali terganggu pada hari kedua tes terakhir ketika Alonso menghentikan mobilnya di Tikungan 4.
Dalam simulasi balapan yang tersisa sekitar tiga setengah jam sebelum sesi diserahkan kepada Lance Stroll, Alonso terlihat melakukan rev mesin tinggi sebelum mobilnya berhenti total di lintasan. Personel tim kemudian menggunakan sarung tangan pelindung khusus untuk membantu marshal mengevakuasi mobil yang mengalami gangguan, dan Alonso tidak kembali ke trek setelah insiden tersebut.

Secara total, Alonso hanya menyelesaikan 255 lap sepanjang keseluruhan program pengujian. Sebagai perbandingan, Max Verstappen mencatat 137 lap hanya dalam satu hari pada tes kedua bersama Red Bull, menegaskan perbedaan volume data yang signifikan.
Honda kemudian merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi sumber masalah dan dampaknya terhadap rencana hari berikutnya.
“Run terakhir kami bersama Fernando Alonso kemarin menunjukkan adanya masalah terkait baterai yang berdampak pada rencana pengujian bersama Aston Martin Formula 1 Team,” demikian isi pernyataan tersebut.
“Sejak saat itu, kami melakukan simulasi pada bangku uji di HRC Sakura. Karena hal tersebut dan keterbatasan komponen power unit, kami menyesuaikan rencana hari ini menjadi sangat terbatas dan hanya terdiri dari stint pendek.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dilakukan secara paralel di fasilitas teknis Honda di Jepang guna mengidentifikasi akar masalah sebelum musim dimulai. Keterbatasan suku cadang unit daya juga menjadi faktor pembatas dalam memaksimalkan waktu lintasan pada hari terakhir tes.
Dengan regulasi 2026 menempatkan sistem energi sebagai komponen sentral performa, gangguan pada baterai berpotensi berdampak besar terhadap manajemen daya dan konsistensi balapan. Bagi Aston Martin dan Honda, sisa waktu sebelum seri pembuka akan menjadi fase krusial untuk memastikan reliabilitas dasar tercapai.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!