Garry Rogers Motorsport (GRM) kembali ke panggung Supercars dengan gebrakan. Tim yang berbasis di Melbourne ini akan menggelar uji coba selama dua hari di Winton Motor Raceway, Selasa dan Rabu, sebagai persiapan untuk wildcard di Bathurst 1000 pada 8-11 Oktober mendatang.
Menariknya, Garry Rogers Motorsport akan tampil dengan livery retro yang terinspirasi dari mobil balap kedua Garry Rogers, sebuah Holden EH Appendix J. Livery ini merupakan penghormatan terbaru dari putra Garry, Barry Rogers, yang juga menambahkan pelat nomor legendaris 'Hoon' di bagian depan dan belakang mobil.
Mobil Chevrolet Camaro yang dibeli dari Triple Eight itu akan diuji di Winton sebelum akhirnya tampil di Bathurst dengan livery yang terinspirasi kemenangan GRM di Bathurst 1000 tahun 2000. Namun, untuk sesi uji, mobil akan menggunakan livery yang menyerupai Holden EH milik Rogers.

EH Holden itu sendiri memiliki kisah menarik. Rogers membelinya dengan menukar sebuah XR GT yang hampir baru di dealer mobil bekasnya. Meski hanya digunakan balapan selama tiga tahun, EH tersebut terkenal karena insiden di Sandown yang pernah diceritakan Rogers kepada Australian Muscle Car Magazine pada 2007.
“EH itu menggunakan rem tromol di depan dan karena sangat tidak pakem, kami memakai tromol dan kampas rem Mercedes-Benz yang didatangkan dari Amerika,” kenang Rogers. “Di latihan hari Sabtu, pedal rem menjejak lantai dan saya tidak punya rem. Saya menabrak jembatan dan mendarat di danau. Mobil tenggelam dan ada foto di suatu tempat di mana saya berdiri di atas atapnya! Kami bongkar malam itu dan pasang kembali, lalu saya balapan lagi besoknya. Dan itu terjadi di era tanpa mekanik bayaran!”
Rogers menjual EH tersebut pada 1970 ketika bisnis mobil bekasnya sedang sulit. Ia kembali ke dunia balap pada pertengahan 1970-an dengan Ford Escort Sports Sedan, dan kemudian mencatat 14 kali start di Bathurst 1000 sebagai pembalap sebelum menjadi bos tim V8 Supercars.
GRM sendiri kembali ke Supercars setelah enam tahun absen. Mereka akan menurunkan pembalap Nathan Herne dan James Moffat di Bathurst nanti. Tim telah mengambil alih Camaro dari Triple Eight pada awal Agustus setelah rencana sewa dengan Erebus Motorsport gagal.
Uji coba di Winton ini mendapat dispensasi dari Supercars untuk menambah hari kedua, karena tim perlu beradaptasi dengan peralatan barunya. Mobil Camaro GRM sebelumnya berlaga di dua Bathurst 1000 terakhir sebagai wildcard Supercheap Auto yang dijalankan Triple Eight. Tahun ini, mobil tersebut akan berbagi pit lane dengan entri Supercheap Auto yang kini dijalankan Team 18, dengan pembalap Craig Lowndes dan Bayley Hall.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!