SPONSORED

George Russell Khawatir Masalah Start Mercedes Belum Benar-Benar Teratasi

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
George Russell Khawatir Masalah Start Mercedes Belum Benar-Benar Teratasi TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

George Russell mengakui Mercedes masih belum sepenuhnya menyelesaikan salah satu kelemahan terbesar mereka musim ini meskipun berhasil mengunci baris depan Sprint Formula 1 Grand Prix Kanada 2026. Russell meraih pole position Sprint di Circuit Gilles Villeneuve dengan keunggulan tipis 0,068 detik atas rekan setim sekaligus pemimpin klasemen dunia, Kimi Antonelli.

Hasil tersebut memperkuat status Mercedes sebagai tim tercepat di Montreal setelah paket pembaruan terbaru pada W17 kembali menunjukkan efektivitasnya. Namun di balik dominasi satu putaran yang diperlihatkan Russell dan Antonelli, masih terdapat persoalan yang terus menghantui tim asal Brackley tersebut sepanjang musim 2026, yakni performa saat start balapan.

Pada sejumlah grand prix sebelumnya, kedua pembalap Mercedes kerap kehilangan posisi beberapa meter setelah lampu start padam. Situasi itu sering dimanfaatkan rival-rival utama seperti Ferrari dan McLaren yang beberapa kali mampu meluncur lebih efektif dari garis start. Akibatnya, keunggulan yang dibangun saat kualifikasi tidak selalu dapat dikonversi menjadi kontrol balapan pada lap-lap awal.

Fernando Alonso Akui Tak Berdaya Saat Kecelakaan di GP Kanada
Baca JugaFernando Alonso Akui Tak Berdaya Saat Kecelakaan di GP Kanada

Menjelang sprint race di Montreal, Russell mengungkapkan bahwa Mercedes memang telah membuat kemajuan, tetapi peningkatannya belum cukup besar untuk memberikan keyakinan penuh. Dalam laporan yang dikutip dari RacingNews365, pembalap Inggris itu menyebut perkembangan yang dicapai sejauh ini masih berada dalam kategori "baby steps" atau langkah-langkah kecil.

ADVERTISEMENT

"We're making progress, we're making baby steps in this regard."

"I'm not going to stand here and say we're going to fly off the line in P1 and P2. I hope that's going to be the case, but history tells us it's not happened very often, or at all, this year."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mercedes masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan kombinasi kopling, traksi ban belakang, serta pengiriman tenaga saat fase akselerasi awal. Di lintasan seperti Circuit Gilles Villeneuve yang memiliki beberapa zona pengereman keras dan peluang menyalip yang besar, kehilangan posisi pada start dapat mengubah jalannya balapan secara signifikan.

ADVERTISEMENT

Bagi Russell, akhir pekan di Kanada juga memiliki arti penting dalam konteks perebutan gelar juara dunia. Setelah menyaksikan Antonelli memenangkan tiga grand prix terakhir dan membuka jarak 20 poin di puncak klasemen pembalap, Russell membutuhkan respons cepat untuk menjaga peluangnya tetap terbuka. Pole Sprint menjadi langkah awal yang positif setelah akhir pekan yang sulit di Miami.

"It obviously feels great after a tough Miami, but I knew what I could do. Miami is obviously a bit unique."

"This is an amazing circuit here, high grip. It feels like you're driving a proper Formula 1 car around here, which is how it should be, and I'm glad today came together."

ADVERTISEMENT

Selain faktor start, Russell juga menilai paket pembaruan terbaru Mercedes telah memberikan peningkatan nyata terhadap karakteristik mobil. Menurutnya, perkembangan tersebut membuat W17 semakin kompetitif di sirkuit dengan tingkat grip tinggi seperti Montreal. Hal itu tercermin dari dominasi Mercedes atas McLaren dan Ferrari pada Sprint Qualifying, di mana kedua mobil Silver Arrows mampu menciptakan selisih lebih dari tiga persepuluh detik terhadap para pesaing terdekatnya.

"The team has done a great job to bring it forward. We obviously saw in Miami that McLaren was really close and Ferrari not too far behind. On a track like this, it's really excelling."

Meski kembali ke posisi terdepan menjadi dorongan moral yang penting, Russell menegaskan fokus utama Mercedes belum berubah. Sprint race akan menjadi ujian pertama apakah kemajuan yang diklaim tim benar-benar cukup untuk mempertahankan posisi di tikungan pertama. Jika masalah start kembali muncul, McLaren dan Ferrari berpotensi memanfaatkan situasi tersebut untuk menggagalkan peluang Mercedes mengonversi dominasi kualifikasi menjadi kemenangan di Montreal.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU