George Russell menegaskan bahwa dirinya tidak pernah kehilangan keyakinan meski menghadapi periode sulit dalam perebutan gelar Formula 1 musim 2026. Pembalap Mercedes tersebut membuktikan responsnya di Circuit Gilles Villeneuve dengan merebut pole position Sprint Grand Prix Kanada setelah mengalahkan rekan setim sekaligus rival utamanya, Kimi Antonelli.
Russell datang ke Montreal dalam tekanan setelah kalah dari Antonelli pada tiga grand prix berturut-turut. Rangkaian hasil tersebut membuat pembalap Inggris itu tertinggal 20 poin dari rekan setimnya di klasemen pembalap. Namun pada Sprint Qualifying GP Kanada, Russell berhasil membalikkan situasi dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 12,965 detik, unggul hanya 0,068 detik atas Antonelli.
Hasil tersebut menjadi sangat penting bagi Russell mengingat musim 2026 dimulai dengan ekspektasi besar terhadap dirinya sebagai kandidat utama juara dunia. Setelah akhir pekan yang mengecewakan di Miami, performanya di Montreal memberikan sinyal bahwa pertarungan internal Mercedes masih jauh dari kata selesai.

"It obviously feels great after a tough Miami but I never doubted myself – I knew what I could do."
"Miami was obviously a bit unique. This is an amazing circuit here – high-grip, feels like you're driving a proper Formula 1 car around here which is how it should be. I'm glad today came together."
Performa Mercedes sepanjang hari Jumat menunjukkan kemajuan signifikan berkat paket pembaruan besar pertama mereka musim ini. Sejak FP1, Antonelli dan Russell secara konsisten menempati posisi terdepan dan mampu menjaga jarak dari rival-rival utama seperti McLaren dan Ferrari. Keunggulan tersebut semakin terlihat ketika sesi Sprint Qualifying memasuki fase penentuan.
Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, menilai pole Sprint Russell memiliki arti penting bagi kepercayaan diri pembalapnya. Meski Sprint Race bukan balapan utama, Wolff menegaskan bahwa tim tidak pernah meragukan kemampuan Russell meskipun hasil beberapa balapan terakhir tidak berjalan sesuai harapan.
"It's only the baby race but still it's good to see the pace is there, also for his confidence."
"But I've never doubted, we've never doubted in that. Miami was a bad track."
Selain faktor psikologis, Mercedes juga memperoleh dorongan besar dari performa teknis mobil W17 yang telah diperbarui. Russell mengaku karakteristik mobil mengalami peningkatan yang jelas dibanding beberapa balapan sebelumnya. Paket baru tersebut dinilai mampu memaksimalkan potensi mobil terutama di lintasan dengan tingkat grip tinggi seperti Montreal.
"It's definitely feeling great. The team have done such a great job to bring this forward."
"We obviously saw in Miami McLaren were really close and Ferrari not too far behind. On a track like this, it's really excelling, so pleased to have it on the car."
"Pleased to be back in P1 – it's been a little while but obviously still big focus for tomorrow."
Sementara Russell merayakan pole Sprint, Antonelli mengakui dirinya kehilangan peluang untuk merebut posisi terdepan akibat kesalahan pada percobaan terakhir di SQ3. Pembalap Italia tersebut merasa lap penentunya jauh dari sempurna dan mengakui bahwa kesalahan kecil membuatnya gagal memaksimalkan potensi mobil.
"The lap was quite bad, to be fair. It was not clean at all. I did a mistake and that threw me off a little bit."
"I then decided to go for a lap on the soft tyres without doing prep. The tyres were a bit cold. But still P2, so the potential is definitely there."
Meski gagal meraih pole, Antonelli tetap optimistis terhadap prospek Mercedes sepanjang akhir pekan. Ia menilai paket pembaruan yang dibawa ke Kanada masih membutuhkan pemahaman lebih lanjut, tetapi indikasi awal menunjukkan bahwa pengembangan tersebut berhasil memberikan keunggulan tambahan dibanding para rival.
"We brought the upgrades so we still need to understand the package a little bit more as the balance has changed."
"But it seems to have given us a bit of an edge again."
Dengan Russell dan Antonelli menguasai baris depan Sprint Race, Mercedes kini berada dalam posisi ideal untuk memperbesar keunggulan mereka dalam perebutan gelar pembalap maupun konstruktor. Namun dengan McLaren dan Ferrari masih berada dalam jangkauan, hasil Sprint dan sesi kualifikasi utama akan menjadi penentu apakah dominasi awal Silver Arrows di Montreal dapat berlanjut hingga akhir pekan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!