Formula 1 secara resmi menerbitkan laporan dampak sosial komprehensif pertamanya, yang mencatat bahwa lebih dari setengah juta anak muda di seluruh dunia telah merasakan manfaat langsung dari berbagai program edukasi sepanjang musim 2025. Inisiatif global ini dirancang secara khusus untuk mendidik, menginspirasi, serta membuka jalur karier baru bagi generasi muda dari 71 negara yang ingin mendekatkan diri dengan dunia balap jet darat.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan mereka terhadap keberagaman, Formula 1 juga memperpanjang program beasiswa teknik bergengsi yang pertama kali didirikan pada tahun 2021 lalu. Perpanjangan ini mencakup durasi tiga tahun akademik ke depan dengan total komitmen pendanaan mencapai lebih dari £2,4 juta, guna meringankan beban finansial serta hambatan akses pendidikan tinggi bagi para pelajar berbakat.
Melalui program beasiswa lanjutan ini, seluruh biaya kuliah penuh serta biaya hidup akan ditanggung sepenuhnya untuk sepuluh sarjana baru setiap tahunnya mulai periode 2026/2027 hingga 2028/2029. Universitas mitra yang terlibat dalam proyek ambisius ini meliputi University of Strathclyde, Imperial College London, University of Cambridge, University of Oxford, serta institusi otomotif terkenal MUNER di Italia.

Laporan dampak sosial yang baru saja dipublikasikan ini merupakan hasil kolaborasi kolektif yang mencakup kontribusi dari badan pengatur FIA, kesepuluh tim peserta, serta 24 promotor balapan selama kalender 2025. Seluruh inisiatif tersebut dijalankan dengan mengacu secara ketat pada rekomendasi The Hamilton Commission, sebuah lembaga riset yang digagas oleh juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton bersama Royal Academy of Engineering pada tahun 2021.
CEO Formula 1, Stefano Domenicali, menegaskan pentingnya langkah besar ini bagi masa depan olahraga balap motor global. "Formula 1 memiliki kekuatan luar biasa untuk menginspirasi, dan kami ingin setiap orang percaya bahwa ada tempat bagi mereka di olahraga kami," ujar Stefano Domenicali, sebagaimana dilansir dari Motorsport.com.

Stefano Domenicali menambahkan bahwa pihaknya kini tengah mengubah setiap komitmen menjadi aksi nyata di seluruh ekosistem motorsport guna meruntuhkan berbagai hambatan akses. Dengan memperpanjang beasiswa teknik dan terus berinvestasi pada komunitas akar rumput, F1 bertekad untuk melahirkan talenta-talenta cemerlang masa depan yang siap membawa industri ini melangkah lebih maju.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!