SPONSORED

Konflik Internal Red Bull 2026: Respons Menohok Adrian Newey Atas Buku Biografi Christian Horner

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Konflik Internal Red Bull 2026: Respons Menohok Adrian Newey Atas Buku Biografi Christian Horner
TO NEWS OVERVIEW
Adrian Newey ist immer noch mit Christian Horner befreundet© Rew / XPB Images

Ketegangan masa lalu di ajang Formula 1 kembali mencuat ke permukaan setelah buku biografi terbaru karya mantan kepala tim Red Bull Racing, Christian Horner, resmi diterbitkan. Buku bertajuk Drive tersebut mengungkap berbagai sisi gelap di balik kesuksesan tim asal Milton Keynes, termasuk momen-momen kritis ketika sang jenius aerodinamika, Adrian Newey, hampir meninggalkan skuad. Horner secara terbuka melontarkan kekecewaannya terhadap sikap perancang legendaris tersebut saat menghadapi krisis performa mesin di masa lalu.

Dalam bukunya, Horner menyoroti musim kompetisi 2014 ketika era regulasi mesin hybrid baru dimulai. Pada saat itu, unit daya Renault yang disematkan pada mobil Red Bull terbukti jauh dari kata kompetitif, memicu frustrasi mendalam di dalam garasi tim. Horner menuliskan bahwa dirinya merasa sangat terpukul ketika menyadari Adrian Newey berniat untuk hengkang ke Ferrari pada saat-saat sulit tersebut. Menurut pria berusia 52 tahun itu, keputusan sang desainer untuk mencoba mencari pelabuhan baru membuat hubungannya menjadi renggang dan merusak fondasi kepercayaan yang telah lama mereka bangun bersama di markas tim.

Menanggapi tuduhan tersebut, Adrian Newey yang kini telah bergabung dengan Aston Martin memberikan pembelaan tegas ketika ditemui di sela-sela akhir pekan balap di Austin. Perancang mobil berusia 67 tahun itu mengaku belum sempat membaca buku yang ditulis oleh mantan atasannya tersebut, namun ia memberikan penjelasan rinci mengenai situasi pelik yang terjadi pada tahun 2014 silam. Menurut Newey, masalah utama kala itu bukan sekadar performa mesin yang buruk, melainkan ketiadaan niat nyata dari pihak pabrikan mesin untuk memperbaiki situasi yang tengah membelit tim.

Jos Verstappen Bantah Rumor Kesehatan Palsu Berbasis AI di F1 2024
Baca JugaJos Verstappen Bantah Rumor Kesehatan Palsu Berbasis AI di F1 2024

"2014 lief das so: Wenn der Motorenhersteller ein schlechtes Jahr hat, dann ist es eben so, man akzeptiert es. Aber wenn der Power-Unit-Hersteller dann offenbar nicht die Absicht hat, das Problem anzugehen, ist das eine ganz andere Geschichte, denn dann sieht es ziemlich duster aus," ujar Adrian Newey menjelaskan situasi pelik tersebut. Ia menambahkan bahwa situasi tanpa kejelasan itu terus berlanjut hingga Red Bull akhirnya memutuskan beralih menggunakan power unit Honda pada musim 2019, sebuah langkah krusial yang mengubah peruntungan mereka di lintasan balap.

ADVERTISEMENT

Meskipun sempat diwarnai ketegangan hebat dan wacana kepindahan ke tim lain, hubungan profesional antara kedua tokoh penting ini pada akhirnya berhasil diselamatkan setelah Red Bull memberikan fleksibilitas bagi Newey untuk terlibat dalam proyek-proyek teknik lain, seperti pengembangan mobil hypercar Red Bull RB17. Newey memastikan bahwa persahabatan di antara mereka tetap terjaga di luar lintasan balap, mengingat statusnya yang juga dipercaya sebagai ayah baptis bagi putri Horner, Olivia, meskipun lembaran sejarah pahit tahun 2014 kini terungkap secara terbuka ke publik melalui buku biografi tersebut.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU