FIA akhirnya mengonfirmasi waktu start resmi untuk Grand Prix Bahrain 2026 yang dipindahkan ke Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, setelah seminggu kebingungan menyusul penambahan trek tersebut ke kalender Formula 1. Balapan yang kini dikenal sebagai Grand Prix Bahrain 2026 di Malaysia ini akan berlangsung pada 2-4 Oktober, menggantikan Sirkuit Bahrain sebagai tuan rumah.
Keputusan pemindahan ini dipicu oleh konflik berkepanjangan di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel, yang penyelesaiannya masih belum pasti. FIA kemudian menerbitkan jadwal start untuk sisa grand prix musim 2026, dengan Sepang tercatat sebagai balapan sore hari, mengakhiri spekulasi bahwa balapan akan digelar pada malam hari.
Awalnya, situs web F1 menampilkan waktu sesi dan balapan untuk Sepang yang sama dengan waktu asli di Sakhir, memicu spekulasi bahwa balapan akan dijalankan pada malam hari. Namun, F1 menyatakan itu adalah masalah sistem dari pihak mereka, dan balapan tidak akan digelar malam hari, meskipun saat itu belum ada waktu resmi yang dipublikasikan untuk Sepang.

Kini, konfirmasi resmi menunjukkan jadwal Jumat dan Sabtu mengikuti pola yang sama, dengan FP1 dan FP2 masing-masing pada pukul 12:30 dan 16:00, sementara FP3 dan kualifikasi juga pada pukul 12:30 dan 16:00. Jadwal ini juga digunakan di sejumlah balapan lain di akhir musim, seperti di Azerbaijan, Austin, Meksiko, dan Brasil.
Balapan utama akan dimulai pada pukul 15:00 waktu setempat pada hari Minggu, sama seperti start balapan F1 terakhir di Sepang, yaitu Grand Prix Malaysia 2017. Konfirmasi ini jelas menegaskan tidak ada balapan malam, dan berarti start pada pukul 08:00 waktu Inggris serta 09:00 waktu Eropa Tengah.
Kepastian ini memberikan kejelasan bagi tim, pembalap, dan penggemar yang selama ini menunggu kepastian jadwal. Dengan waktu start yang lebih awal dibandingkan balapan malam, strategi dan persiapan tim pun dapat disesuaikan. Lewis Hamilton dan para pembalap lainnya kini memiliki gambaran jelas tentang kondisi trek yang akan dihadapi, mengingat panas dan kelembapan khas Sepang akan menjadi faktor penting.
Dilansir dari Crash.net, keputusan ini diambil demi menjaga keselamatan dan kelancaran balapan di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu. Dengan demikian, Grand Prix Bahrain 2026 di Malaysia siap memberikan tontonan menarik di sirkuit yang terkenal menuntut fisik ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!