SPONSORED

F1 Didesak Ubah Regulasi Usai Crash Oliver Bearman

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
F1 Didesak Ubah Regulasi Usai Crash Oliver Bearman TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Insiden besar yang melibatkan Oliver Bearman dari Haas F1 Team di GP Jepang 2026 memicu desakan luas agar FIA segera melakukan revisi terhadap regulasi teknis musim ini, khususnya terkait sistem deployment energi.

Bearman mengalami kecelakaan dengan gaya benturan mencapai 50G setelah menghindari tabrakan dengan Franco Colapinto dari Alpine. Perbedaan kecepatan yang signifikan—sekitar 50 km/jam—antara kedua mobil pada saat kejadian menjadi faktor utama, dipengaruhi oleh penggunaan mode energi yang berbeda di lintasan lurus.

Situasi tersebut menyoroti isu yang sebelumnya telah diangkat oleh para pembalap dalam briefing resmi, namun belum mendapatkan respons konkret sebelum balapan berlangsung. Dalam insiden tersebut, Bearman kehilangan kendali setelah mencoba menghindar ke sisi dalam, melintasi rumput, sebelum menghantam pembatas dengan kecepatan tinggi.

Perez Ingin Taklukkan Nurburgring, Soroti Masalah Ban Cadillac
Baca JugaPerez Ingin Taklukkan Nurburgring, Soroti Masalah Ban Cadillac

Pasca balapan, sejumlah pembalap menegaskan bahwa karakteristik baru power unit F1 2026 menciptakan risiko tambahan dalam duel wheel-to-wheel, terutama akibat variasi kecepatan yang ekstrem antara mobil dengan mode energi berbeda. Fenomena ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan serupa di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

Respons publik juga memperkuat tekanan terhadap regulator. Dalam jajak pendapat yang dilakukan RacingNews365, mayoritas pembaca—84,29 persen—menilai bahwa regulasi perlu segera disesuaikan sebelum seri berikutnya di Miami. Sebanyak 6,90 persen berpendapat bahwa pembalap akan beradaptasi, sementara 8,81 persen masih menunggu evaluasi lanjutan.

Salah satu argumen utama yang muncul adalah bahwa perbedaan kecepatan mendadak antar mobil dapat menciptakan skenario berbahaya yang sulit diantisipasi, terutama di lintasan dengan ruang terbatas. Hal ini memperkuat kebutuhan akan peninjauan ulang terhadap strategi deployment energi dan keseimbangan performa.

Dengan jeda kalender menuju Miami Grand Prix, FIA memiliki waktu terbatas untuk mengevaluasi data dan mempertimbangkan langkah korektif. Keputusan yang diambil dalam periode ini akan menjadi krusial dalam menentukan apakah regulasi F1 2026 mampu menjamin keseimbangan antara inovasi teknis dan aspek keselamatan.

ADVERTISEMENT

Insiden di Suzuka kini menjadi referensi penting dalam diskusi teknis yang lebih luas, dan potensi perubahan regulasi dapat berdampak langsung pada dinamika persaingan saat musim berlanjut ke fase berikutnya.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU