Boss Mercedes, Toto Wolff, melontarkan kekesalan pada Max Verstappen setelah menyebut pembalap Red Bull itu merusak peluang George Russell merebut pole position di Grand Prix Italia. Russell sejatinya difavoritkan menjadi pole-sitter, namun harus mengakui keunggulan Pierre Gasly yang tampil mengejutkan dengan selisih sangat tipis.
Momen Krusial di Parabolica
Menurut Wolff, putaran terakhir Russell di Q3 hancur karena terlalu dekat dengan Verstappen saat memulai lap. “Di akhir, dia dihantam Max di lap terakhir ketika memulai. Jaraknya terlalu rapat, dan itu mengorbankan waktu lap serta membuat kami kehilangan pole,” ujarnya kepada Sky Sports F1.
Russell sendiri membenarkan bahwa ia memulai lap terakhirnya terlalu dekat dengan Verstappen. “Semua tampak baik-baik saja, tapi saat masuk Parabolica, Max mengerem mendadak dan tidak ingin memimpin. Dengan melihat ke belakang, mungkin lebih baik tidak melakukan ini, tapi P2 adalah posisi start yang bagus,” jelas pembalap asal Inggris itu.

Peluang Emas di Tengah Ancaman
Dengan rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, yang start dari posisi belakang akibat penalti mesin, Russell punya peluang besar memangkas defisit poin di klasemen. Namun Wolff mengingatkan adanya ancaman dari Gasly yang memiliki kecepatan lurus tinggi. “Kamu harus selalu menganggap semua orang serius. Mereka punya banyak kecepatan di garis lurus, dan itu terbukti penting dalam satu lap,” katanya.
Soal peluang Antonelli naik podium, Wolff meragukannya. “Saya pikir itu terlalu berlebihan untuk diminta. Begitu melewati kelompok pembalap tertentu, performanya sangat ketat, kecuali kami bermain strategi berbeda dan berjudi, saya rasa itu tidak mungkin,” pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!