Max Verstappen mengungkapkan apa yang menyebabkan kecelakaannya yang mengakhiri balapan di Grand Prix Belanda. Pembalap Red Bull itu hanya bertahan satu lap di Zandvoort sebelum keluar lintasan dalam kondisi basah.
Verstappen, yang start dari posisi ketujuh, kehilangan kendali saat melewati kerb dan menabrak pembatas di tikungan terakhir yang miring. Insiden itu terjadi setelah hujan mengguyur trek sebelum balapan dimulai, menciptakan kondisi yang sulit bagi semua pembalap.
Dalam wawancara dengan Sky Sports F1, Verstappen mengaku salah membaca kondisi lintasan. "Di tikungan itu masih cukup basah. Tapi saat saya melewatinya, saya melihat ada sedikit dry line. Saya pikir saya bisa berakselerasi, tapi tiba-tiba lintasan menjadi lebih licin dan saya kehilangan kendali," jelasnya.

Verstappen beruntung tidak tertabrak mobil lain setelah mobilnya memantul kembali ke tengah trek. "Bisa saja lebih buruk, karena ada banyak mobil di belakang saya. Tapi untungnya semuanya berjalan aman," tambahnya.
Kecelakaan ini menambah drama di akhir pekan yang sudah sulit bagi Verstappen, yang berjuang melawan penyakit sejak hari Jumat. Ia juga harus melewati insiden di awal balapan ketika bersenggolan dengan Lewis Hamilton dan bertahan dari tekanan rekan setimnya, Liam Lawson.
Verstappen, yang telah berkomitmen jangka panjang dengan Red Bull, mengakui bahwa timnya masih tertinggal dari rival-rivalnya. "Jika melihat rata-rata sepanjang musim, kami adalah yang tercepat keempat. Akhir pekan ini menyoroti hal itu. Kami ingin lebih dekat, tapi mungkin kami harus mulai fokus ke musim depan," ujarnya.
Dengan tiga gelar juara dunia, Verstappen kini menghadapi tantangan untuk memaksimalkan sisa musim ini sambil mempersiapkan masa depan bersama Red Bull.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!