SPONSORED

Vasseur Bantah Krisis Internal Ferrari Usai Monza

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Vasseur Bantah Krisis Internal Ferrari Usai Monza
TO NEWS OVERVIEW
Vasseur Bantah Krisis Internal Ferrari Usai Monza

Fred Vasseur tidak menampik adanya hal yang perlu diluruskan antara Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di Monza. Namun, sang team principal Ferrari dengan tegas menolak anggapan bahwa timnya tengah dilanda krisis internal. Dalam wawancara eksklusif dengan Motorsport.com, Vasseur mengungkapkan bahwa ia telah menggelar pertemuan dengan kedua pembalapnya setelah Grand Prix Italia, membahas insiden di lintasan sekaligus komentar yang mencuat ke publik.

“Kami mengadakan pertemuan yang baik dengan Lewis dan Charles,” ujar Vasseur. “Mereka menyelesaikan semuanya bersama-sama, dan saya mengingatkan mereka tentang beberapa prinsip fundamental dalam cara saya mengelola tim. Saya akan terus berpegang pada prinsip-prinsip itu.” Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi yang berkembang cepat dalam beberapa hari terakhir, seolah-olah insiden di Monza adalah bukti ketegangan yang lebih besar di dalam tim.

Namun, pesan Vasseur melampaui apa yang terjadi di Monza. Ia ingin para pembalapnya memahami tanggung jawab untuk melindungi kerja keras seluruh tim, sebagaimana yang selalu ia lakukan ketika ada kesalahan. “Saya ingatkan Lewis bahwa ketika kami memenangkan balapan di Melbourne dua tahun lalu berkat strategi, saya mengirim Ravin Jain ke podium karena sudah sepantasnya ia mendapat pengakuan. Ketika kami kehilangan balapan karena strategi, saya berdiri di depan kamera TV dan mengambil tanggung jawab,” jelasnya.

Leclerc Admits Fault in Turn 2 Monza Clash, Relationship with Hamilton Intact
Read AlsoLeclerc Admits Fault in Turn 2 Monza Clash, Relationship with Hamilton Intact

“Tugas saya adalah melindungi ratusan orang di tim ini dan bertanggung jawab. Itu yang saya minta juga dari para pembalap: jika kita ingin meraih hasil, kita perlu melindungi tim dan masing-masing dari kita harus mengambil tanggung jawab.” Pernyataan ini menegaskan filosofi kepemimpinan Vasseur yang menekankan kolektivitas dan akuntabilitas, bukan sekadar menutup mulut pembalap.

ADVERTISEMENT

Vasseur tidak melarang Leclerc dan Hamilton untuk tetap kritis. Ia hanya menekankan bahwa komentar di depan media dapat memiliki bobot yang jauh lebih besar dari yang mungkin disadari oleh si pembicara. “Saya tidak meminta mereka untuk tidak terbuka atau tidak tegas. Tapi seringkali mereka jauh lebih tenang saat berbicara dengan kami dibandingkan saat berbicara dengan pers,” paparnya. “Lewis mengatakan kepada saya: ‘Fred, 80% dari pesan saya positif dan mereka mengambil 20% yang negatif.’ Tapi kita semua tahu cara kerjanya. Jika Anda mengatakan tim melakukan pekerjaan dengan baik lalu menambahkan ‘tapi’, bagian itulah yang akan menjadi headline. Itu bagian dari permainan.”

Di sinilah Vasseur menghubungkan masalah ini dengan narasi yang menurutnya berkembang setelah Monza. Kedua pembalap Ferrari nyaris bersenggolan, Hamilton tampil agresif, dan Leclerc kemudian mengakui kesalahannya sendiri. Namun, apa yang dimulai sebagai insiden di lintasan dengan cepat berubah menjadi pertanyaan tentang manajemen pembalap dan bahkan stabilitas kepemimpinan Scuderia. “Charles, setelah diskusi...” (wawancara terpotong).

Terlepas dari kontroversi yang ada, Vasseur tetap fokus pada tujuan besar tim. Ia menyadari bahwa tekanan di Ferrari selalu tinggi, tetapi ia percaya bahwa dengan komunikasi yang jujur dan tanggung jawab bersama, tim dapat mengatasi setiap badai. Para penggemar Ferrari tentu berharap bahwa klarifikasi ini menjadi awal yang baik untuk menghadapi sisa musim yang masih panjang.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU