SPONSORED

Toyota Highlander EV Kembali Tertunda, Produksi Mundur ke 2027

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Toyota Highlander EV Kembali Tertunda, Produksi Mundur ke 2027
TO NEWS OVERVIEW
Toyota Highlander EV Kembali Tertunda, Produksi Mundur ke 2027

Nasib Toyota Highlander EV kembali menjadi tanda tanya besar. SUV listrik andalan pabrikan Jepang itu rencananya mulai diproduksi pada musim gugur tahun ini, namun kenyataannya tak semulus yang dibayangkan. Pada Juli lalu, Toyota sendiri sudah mengumumkan penundaan setidaknya delapan minggu dengan alasan 'penyesuaian akhir'. Kini, kabar terbaru dari Nikkei Asia menyebut waktu produksinya mundur lagi beberapa bulan, bahkan mungkin hingga satu tahun.

Artinya, Highlander EV yang akan dirakit di pabrik Georgetown, Kentucky, Amerika Serikat, baru akan masuk jalur produksi paling cepat Januari 2027. Toyota dikabarkan telah memberi tahu pemasok soal jadwal baru tersebut. Penundaan ini tentu menjadi pukulan tersendiri bagi penggemar yang sudah menantikan kehadiran SUV listrik tiga baris kursi ini.

Juru bicara divisi Amerika Utara Toyota menjelaskan, waktu tambahan digunakan untuk pemeriksaan akhir dan validasi kualitas sebelum produksi skala besar dimulai. Namun, yang menarik, Toyota menegaskan bahwa penundaan ini tidak ada kaitannya dengan permintaan kendaraan listrik di AS. Mereka justru mengklaim penjualan EV-nya masih tumbuh, meski data kuartal kedua menunjukkan penjualan EV di AS secara keseluruhan turun 21 persen dibanding tahun lalu.

Toyota Highlander EV Delayed Again, Production Slips to 2027
Read AlsoToyota Highlander EV Delayed Again, Production Slips to 2027

Sementara itu, pengiriman EV Toyota justru meningkat lebih dari tiga kali lipat pada periode yang sama. Ini menunjukkan dinamika pasar yang berbeda bagi Toyota, yang mungkin punya strategi sendiri dalam menghadapi perlambatan EV global. Subaru Getaway, yang berbagi platform dengan Highlander EV, juga akan diproduksi di jalur yang sama di Georgetown, memperkuat sinergi kedua pabrikan.

ADVERTISEMENT

Penundaan berulang ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Toyota sedang berhati-hati berlebihan atau ada masalah teknis yang belum terungkap? Yang jelas, persaingan di segmen SUV listrik semakin ketat, dan setiap bulan keterlambatan bisa membuat Toyota kehilangan momentum. Para pengamat menilai, keputusan untuk menunda demi kualitas adalah langkah yang bijak, tapi risiko kehilangan pasar tetap mengintai.

Dengan mundurnya jadwal produksi, peluncuran Highlander EV ke pasar diprediksi bergeser ke 2027 atau lebih. Ini menjadi ujian kesabaran bagi konsumen yang sudah memesan atau menantikan kehadirannya. Bagi Toyota, ini adalah permainan panjang untuk memastikan produk pertamanya di segmen ini benar-benar matang dan mampu bersaing dengan para pendahulunya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU