Aksi sengit tersaji pada putaran ketujuh FIA World Endurance Championship 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, di mana persaingan ketat kelas Hypercar langsung memuncak sejak lampu start padam. Tim pabrikan Toyota sukses mengamankan kemenangan krusial lewat mobil Toyota GR010 Hybrid yang dikemudikan oleh trio Sebastien Buemi, Brendon Hartley, dan Ryo Hirakawa. Mereka finis tipis di depan mobil kembar tim yang digawangi oleh Mike Conway, Kamui Kobayashi, dan Nyck de Vries, sementara podium ketiga berhasil diamankan oleh skuad Ferrari.
Kemenangan gemilang ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi Sebastien Buemi setelah melalui musim kompetisi yang cukup berat pada tahun sebelumnya. Kerja keras tanpa kenal lelah yang dicurahkan oleh seluruh anggota tim asal Jepang tersebut sepanjang musim dingin terbayar tuntas, mulai dari pengembangan performa sasis, optimalisasi sistem hybrid, hingga kesuksesan besar di Le Mans dan penguncian gelar juara konstruktor.
"Es zweifellos ein großartiger Tag fur das gesamte Team. Ich freue mich riesig, den Titel gemeinsam mit dem gesamten Team mit einem Doppelsieg feiern zu konnen. Nach einer schwierigen Saison im letzten Jahr zeigt dies, wie hart das Team uber den Winter gearbeitet hat, um den TR010 Hybrid an den Start zu bringen, Le Mans zu gewinnen und sich beide Titel zu sichern. Jetzt hoffe ich, dass Brendon, Ryo und ich in Monza auch noch den Fahrertitel holen konnen," ujar Sebastien Buemi usai balapan.

Sementara itu, kegembiraan luar biasa juga dirasakan oleh pembalap tuan rumah, Miguel Molina, yang sukses membawa Ferrari 499P finis di tangga ketiga. Tampil di hadapan publik sendiri memberikan motivasi ekstra bagi Molina untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya di atas lintasan Catalunya yang menantang, memaksimalkan setiap peluang strategi yang tersedia di tengah ketatnya persaingan kelas utama.
"Es war ein großartiges Wochenende, das durch die Begeisterung, ein Heimrennen zu bestreiten und gemeinsam mit meinen Teamkollegen ein so positives Ergebnis zu erzielen, zu etwas ganz Besonderem wurde. Es war schon immer mein Traum, in Barcelona auf das Podium zu fahren – ich freue mich riesig, dass mir das gelungen ist. Schon im Vorfeld war uns klar, dass die 6 Stunden von Barcelona eine große Herausforderung fur uns werden wurden; doch wir haben bestmoglich gearbeitet und es geschafft, jede sich bietende Gelegenheit optimal zu nutzen," ungkap Miguel Molina.
Di barisan belakang kelompok terdepan, perjuangan keras juga ditunjukkan oleh Jack Aitken yang mengemudikan Cadillac V-Series.R. Memulai perlombaan dalam kondisi lintasan basah yang cukup menyulitkan, Aitken bersama timnya mampu membalikkan keadaan melalui strategi pit stop yang presisi dan konsistensi kecepatan hingga akhirnya menyentuh garis finis di posisi keempat.
"Ein weiteres wirklich ganz solides Rennen fur uns. Das Tempo einiger Fahrzeuge an der Spitze war nur schwer mitzugehen. Daher haben wir unser Bestes gegeben, um Punkte zu sammeln und uns – nach einem ziemlich schwierigen Start bei Nasse – im Feld nach vorne zu arbeiten. Mit beiden Autos auf den Platzen vier und sechs ins Ziel zu kommen, ist ein hervorragendes Ergebnis," tutur Jack Aitken menjelaskan jalannya balapan.
Hasil akhir di Barcelona ini sekaligus menegaskan peta kekuatan pabrikan menuju seri pemungkas musim 2026. Dengan keunggulan performa yang ditunjukkan oleh Toyota serta perlawanan ketat dari para rival, rangkaian penutup musim di Monza dipastikan bakal menyajikan drama perebutan gelar juara dunia pembalap yang semakin menegangkan bagi para pecinta balap ketahanan dunia.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!