Formula 1, Sportrik Media - Andrea Kimi Antonelli dari tim Mercedes menerima penalti waktu setelah insiden dengan Isack Hadjar pada Sprint Race Grand Prix China 2026 di Shanghai. Insiden tersebut memicu kritik dari prinsipal Mercedes, Toto Wolff, yang menilai reaksi Hadjar setelah balapan tidak menunjukkan sportivitas.
Start yang kurang optimal membuat Antonelli kehilangan posisi dari baris depan dan terjebak di tengah persaingan ketat pada lap pembuka. Saat mencoba menyalip mobil Red Bull Racing milik Hadjar di Tikungan 6, pembalap Italia itu mengalami lock-up akibat ban yang masih dingin. Kontak yang terjadi mengenai sisi kanan RB22 dan menyebabkan kerusakan aerodinamika yang harus dibawa Hadjar hingga finis di posisi ke-15.
Stewards kemudian menjatuhkan penalti 10 detik kepada Antonelli atas insiden tersebut. Hukuman itu dijalankan saat pit stop ketika Safety Car dikeluarkan setelah mobil Nico Hulkenberg memicu netralisasi balapan. Meski menjalani penalti, Antonelli masih mampu menyelesaikan Sprint Race di posisi kelima.

Setelah balapan berakhir, Antonelli mendatangi mobil Hadjar di parc fermé untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Namun gestur tersebut tampak tidak mendapat respons positif dari pembalap Red Bull tersebut, situasi yang kemudian disorot oleh Wolff.
“Kimi lupa mengaktifkan mode yang tepat. Dia tidak memiliki boost, dan jika Anda berada di mode yang salah, Anda tidak bisa melakukan akselerasi dengan baik,” ujar Wolff kepada Sky Germany.
“Itu jelas kesalahannya. Saya pikir penalti 10 detik masih cukup berat. Pada akhirnya dia juga merusak balapan Hadjar.”
Insiden ini menjadi salah satu momen penting dalam Sprint Race Shanghai, sekaligus menambah dinamika persaingan di awal musim. Dengan balapan utama Grand Prix China masih menunggu, kedua pembalap kini menghadapi tekanan untuk memaksimalkan peluang poin dalam lanjutan akhir pekan Formula 1 di Sirkuit Internasional Shanghai



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!