Kemarahan Toto Wolff meledak di garasi Mercedes saat kualifikasi GP Italia di Monza. Bos tim itu terlihat memukul konsol waktunya setelah Pierre Gasly merebut pole position dari George Russell hanya dengan selisih tipis.
Momen frustrasi itu terjadi di penghujung Q3, ketika Gasly mencetak waktu mengejutkan. Reaksi Wolff langsung menjadi perbincangan, dan Mercedes pun merespons dengan nada bercanda di media sosial.
Blunder di Lap Terakhir dan Sindiran Manis Mercedes
Mercedes mengunggah video di balik layar dengan keterangan bernada humor: "Ini untuk semua layar komputer, kami minta maaf—kami benar-benar menginginkan pole untuk George Russell. Tapi selamat untuk Alpine."

Wolff sendiri mengaku kesal karena Russell tampil sebagai yang tercepat, tetapi nasib berkata lain di lap penentu. "Saya hanya peduli pada George untuk meraih pole. Dia mobil tercepat di lintasan. Lalu kami terkendala di lap terakhir, jadi... ya, itu menyebalkan," ujarnya.
Meski kecewa, Wolff tetap memberikan apresiasi untuk Alpine. "Saya senang untuk Alpine. Kami bermain sedikit peran di sana sebagai tim pelanggan Mercedes, dan pole mereka adalah sesuatu yang berbeda. Mereka melakukan pekerjaan dengan baik," tambahnya.
Gasly Tak Bisa Diremehkan di Balapan
Berbicara kepada Sky Sports F1, Wolff menegaskan bahwa Gasly adalah ancaman serius untuk balapan. "Anda harus selalu menganggap semua orang serius. Mereka punya kecepatan lurus yang besar, mereka mengurangi drag. Pada satu lap, itu terbukti menjadi kunci. Balapan adalah cerita berbeda. Kita lihat saja," katanya.
Russell akan start dari posisi kedua, tepat di belakang Gasly. Sementara itu, Oscar Piastri yang seharusnya start ketiga terkena penalti tiga posisi karena menghalangi Liam Lawson. Alhasil, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton naik ke posisi ketiga dan keempat.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!