WRC, Sportrik Media - Thierry Neuville bersama Hyundai Motorsport menghadapi tekanan besar menjelang Reli Kepulauan Canary 2026 setelah kehilangan peluang kemenangan di Kroasia dan tertinggal secara performa dari Toyota Gazoo Racing.
Neuville sebelumnya memimpin Reli Kroasia hingga etape terakhir, namun kesalahan mengemudi membuatnya kehilangan posisi terdepan secara dramatis. Insiden tersebut menjadi pukulan signifikan bagi Hyundai yang hingga saat ini belum mencatatkan satu pun kemenangan musim ini. Dalam konteks persaingan kejuaraan, kegagalan tersebut memperbesar jarak dengan dominasi Toyota, khususnya pada karakter lintasan aspal yang menjadi kekuatan utama rival mereka.
Memasuki Reli Kepulauan Canary, ekspektasi terhadap Hyundai relatif rendah. Hal ini diperkuat oleh hasil sesi uji coba hari Kamis, di mana lima pembalap Toyota langsung menguasai lima posisi teratas, sementara tiga pembalap Hyundai kesulitan mendekati catatan waktu tersebut. Kesenjangan performa ini mencerminkan keterbatasan paket teknis Hyundai Rally1, terutama dalam hal traksi dan efisiensi aerodinamika di lintasan aspal.

“Saya pernah mengalami kemunduran sepanjang karier saya, seperti pembalap lain, dan saya selalu bisa bangkit kembali. Namun saat ini adalah periode yang sangat sulit, kami sedang berada dalam situasi yang berat,” ujar Neuville.
“Saya rasa kami tidak memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk segera kembali ke level terdepan.”
Neuville juga menyoroti bahwa hasil sesi uji coba menjadi konfirmasi atas prediksi internal tim mengenai kesenjangan performa dengan Toyota. Meskipun hasil tersebut tidak sepenuhnya mengejutkan, realitas di lintasan tetap memberikan tekanan tambahan menjelang dimulainya kompetisi penuh.
“Itu seperti tamparan keras lainnya. Kami sudah memperkirakan hal ini, tetapi tentu saja Anda selalu berharap hasil yang lebih baik,” tambahnya.
Pembalap asal Belgia tersebut secara terbuka mengakui bahwa peningkatan performa signifikan dalam waktu singkat bukanlah skenario realistis untuk akhir pekan ini. Meskipun ada indikasi perbaikan kecil pada pengaturan mobil, gap terhadap Toyota masih terlalu besar untuk ditutup dalam kondisi saat ini.
“Saat ini hal itu tidak mungkin. Kami memang sedikit membaik, tetapi masih jauh dari cukup baik,” jelas Neuville.
Reli Kepulauan Canary resmi dimulai dengan etape pembuka singkat pada Kamis malam, di mana Neuville mencatatkan waktu yang menempatkannya di posisi kedelapan, terpaut 1,9 detik dari Takamoto Katsuta yang mencetak waktu tercepat untuk Toyota. Hasil ini kembali menegaskan dominasi awal pabrikan Jepang tersebut di lintasan aspal.
Kompetisi utama akan berlangsung pada hari Jumat dengan tujuh etape spesial yang menjadi penentu arah reli. Bagi Hyundai, fokus utama akan tertuju pada upaya meminimalkan kerugian dan mengoptimalkan strategi dalam kondisi yang tidak menguntungkan, sementara Toyota berpeluang memperkuat dominasi mereka dalam perebutan kemenangan dan klasemen kejuaraan musim 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!