Oliver Solberg kembali menegaskan eksistensinya di panggung WRC dengan memenangi Rally Chile pada Minggu (13/9/2026). Ini menjadi kemenangan keduanya musim ini setelah sebelumnya ia menang di pembuka musim di Monte Carlo. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang rekor pribadinya tetapi juga menghidupkan kembali peluang juara yang sempat redup.
Solberg tampil dominan di Super Sunday dengan mencatat waktu tercepat kedua, lalu menutup akhir pekan dengan menjadi yang tercepat di Power Stage. Tambahan poin besar dari sesi tersebut membuatnya semakin mendekati puncak klasemen. "Akhir pekan yang luar biasa. Seluruh musim penuh naik turun, tapi tim terus mendukung saya. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Terima kasih untuk semuanya. Akhirnya, kemenangan itu datang," ujar Solberg penuh emosi.
Di belakangnya, Sebastien Ogier harus puas finis kedua dengan selisih 16,6 detik. Meski tidak menang, Ogier tetap menunjukkan kecepatan dan konsistensi. "Sangat menyenangkan mengendarai mobil ini sepanjang akhir pekan. Selamat untuk tim atas gelar juara. Anda pantas mendapatkannya. Tidak ada lagi yang perlu dikatakan," kata Ogier.

Podium ketiga diisi oleh Adrien Fourmaux dari Hyundai. Ia mengakui bahwa strategi hati-hati harus diterapkan. "Ini akhir pekan yang positif. Kami harus berhati-hati dengan ban dan berusaha menghindari drama. Kami mencoba menekan sedikit pada hari Minggu, tapi kemudian kami mengalami masalah lagi dan harus melambat," jelas Fourmaux.
Bagi Sami Pajari, finis keempat mengakhiri rentetan tiga kemenangannya. Sementara itu, pemimpin klasemen Elfyn Evans mengalami nasib nahas. Ia mengalami puncture pada stage kedua terakhir dan melorot dari posisi kedua ke kelima di belakang Pajari. Meski begitu, Evans masih unggul 0,1 detik atas Pajari di Power Stage dan mencetak satu poin lebih banyak. Evans finis kedua di Power Stage, diikuti Pajari ketiga, lalu Takamoto Katsuta dan Ogier. Selisih keduanya kini 17 poin untuk keunggulan Evans dengan dua putaran tersisa. Solberg sendiri hanya terpaut 21 poin dari pemimpin.
"Hal-hal berubah sangat cepat di olahraga ini. Masih ada beberapa reli tersisa dan segalanya mungkin terjadi. Kami harus mengambil sisi positifnya, meskipun kami tidak kompetitif sejak awal," ujar Pajari. "Kami mencoba berkendara seefisien dan secepat mungkin. Di sisi lain, kami tidak bisa mengalami puncture lagi. Hal-hal seperti ini terjadi. Kami masih di posisi yang bagus pagi ini. Kami melakukan apa yang kami bisa," timpal Evans.
Di kelas WRC2, Yohan Rossel tampil dominan dan finis kedelapan secara keseluruhan. Pembalap Lancia itu unggul hampir satu menit atas Robert Virves (Skoda), dengan Gus Greensmith dari Inggris di posisi ketiga kelas. Sementara itu, gelar junior diraih oleh Ali Turkkan dari Turki. Meskipun hanya finis kedua di Chile di belakang Leevi Lassila, hasil itu cukup setelah Calle Carlberg dari Swedia mengalami crash hebat pada Sabtu malam.
Toyota memastikan gelar konstruktor di Chile dengan dua putaran tersisa. Ini menjadi gelar kesepuluh bagi Toyota, sebuah pencapaian bersejarah yang sebelumnya hanya diraih oleh Lancia. Musim WRC berlanjut di Sardinia pada akhir pekan pertama Oktober. Rally Saudi Arabia dijadwalkan, tetapi kemungkinan tidak akan berlangsung karena perang di Iran. Rally Catalunya dan lainnya diusulkan sebagai pengganti.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!