SPONSORED

Sirkuit Madring F1: Tantangan 'Gila' yang Ditunggu Pembalap

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Sirkuit Madring F1: Tantangan 'Gila' yang Ditunggu Pembalap
TO NEWS OVERVIEW
Sirkuit Madring F1: Tantangan 'Gila' yang Ditunggu Pembalap

Pierre Gasly tidak ragu sedikit pun. Ketika ditanya tentang sirkuit jalanan Madring yang akan menjadi tuan rumah Grand Prix Spanyol, ia langsung berucap, "Saya taruh uang saya untuk red flag, itu pasti." Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Madring, yang menggantikan Circuit de Barcelona-Catalunya, menawarkan layout yang disebut-sebut paling menantang dalam kalender Formula 1 saat ini. Dengan kombinasi tikungan buta, perubahan elevasi, dan banked corner 'La Monumental', para pembalap sudah tidak sabar namun juga waspada.

Dalam sesi wawancara jelang balapan, risiko dan tingkat kesulitan menjadi topik utama. Pierre Gasly bahkan memprediksi bakal banyaknya bendera merah. Lance Stroll, meski dengan komentar lebih datar, mengakui, "Saya pikir kita akan sibuk, sangat sibuk." Semua pembalap telah mencoba sirkuit ini di simulator, tetapi referensi nyata satu-satunya datang dari uji Formula 3 bulan lalu yang berakhir kacau: 19 bendera merah dan tiga mobil hancur.

Insiden-insiden tersebut tidak terpusat di satu area, melainkan tersebar sepanjang lap, terutama di sektor dua yang dipenuhi chicane dan tikungan buta. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi balapan yang penuh gangguan. Namun, yang menarik, hampir tidak ada pembalap yang memberikan komentar negatif tentang Madring. Bandingkan dengan Jeddah yang layoutnya direvisi setelah kritik pada penampilan perdananya. Para pembalap justru tampak antusias untuk menguji kemampuan mereka.

Leclerc Declares Himself Fit for F1 Spanish GP After Monza Crash
Read AlsoLeclerc Declares Himself Fit for F1 Spanish GP After Monza Crash

"Saya pikir sirkuit ini akan sangat sulit bagi pembalap," ujar Franco Colapinto. "Di simulator, untuk menyelesaikan satu lap penuh bisa memakan waktu berjam-jam. Jadi bayangkan di sini hanya dengan dua atau tiga lap. Menemukan lap sempurna akan sangat sulit. Ini punya sedikit dari segalanya. Jika Anda menggabungkan semua yang ada di 24 balapan, Anda akan mendapatkan sesuatu seperti ini. Saya senang dan tidak sabar mencobanya."

ADVERTISEMENT

Colapinto tidak berlebihan. Madring memang dirancang untuk menguji semua aspek kemampuan pembalap. Tikungan masuk yang sempit dan buta menjadi tantangan tersendiri karena waktu lap bisa hilang jika pembalap terlalu konservatif. Sergio Perez menambahkan, "Ini agak menakutkan. Mengingatkan saya pada Jeddah. Sirkuit yang bagus, saya sangat senang berada di sini, dan saya pikir atmosfernya akan menjadi salah satu yang terbaik."

Ketika ditanya seberapa besar hukuman atas kesalahan, Perez tegas. "Sangat besar. Semua tergantung level grip, tapi tidak ada ruang untuk kesalahan. Sangat jarang, tergantung tikungan mana Anda melakukan kesalahan, Anda mungkin bisa lolos – tetapi di sebagian besar tempat, tidak ada margin."

Di simulator, para pembalap sudah melakukan sebagian besar kesalahan besar mereka. Sekarang tinggal penyempurnaan. Tantangan sesungguhnya akan terlihat saat sesi latihan bebas dimulai. Akankah Madring menjadi sirkuit yang menggila atau justru melahirkan balapan epik? Yang jelas, para pembalap sudah tidak sabar untuk menaklukkannya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU