Formula 1, Sportrik Media - Sergio Perez mengkritik regulasi teknis terbaru Formula 1 yang menurutnya “tidak bagus untuk pertunjukan”, serta menyerukan diskusi antara tim dan pemangku kepentingan untuk masa depan kejuaraan.
Setelah satu musim berada di luar grid menyusul perpisahannya dengan Red Bull Racing, pembalap Meksiko tersebut kembali ke Formula 1 bersama tim baru Cadillac F1 Team. Ia menjadi bagian dari proyek debut Cadillac di F1 bersama rekan setimnya, Valtteri Bottas.
Regulasi terbaru yang menekankan keseimbangan 50-50 antara mesin pembakaran internal dan tenaga listrik dirancang untuk menarik lebih banyak pabrikan ke dalam kejuaraan. Namun beberapa pembalap menilai aturan tersebut terlalu ekstrem dan menjauh dari karakter Formula 1 yang selama ini dikenal penggemar.

Juara dunia empat kali Max Verstappen sebelumnya menjadi salah satu kritik paling vokal terhadap arah regulasi tersebut, dan kini Perez menyatakan kekhawatiran serupa mengenai dampaknya terhadap kualitas balapan.
“Kami pasti perlu mendiskusikan apa yang bisa dilakukan untuk olahraga ini,” kata Perez.
Ia juga mengakui bahwa perubahan aturan bukan perkara mudah karena membutuhkan persetujuan dari seluruh tim yang berkompetisi di Formula 1.
“Saya kira akan sangat sulit karena kita membutuhkan semua tim untuk setuju,” jelasnya.
Meski demikian, Perez menilai banyak pihak dalam paddock memiliki pandangan serupa mengenai kondisi regulasi saat ini.
“Saya tidak berpikir ada yang benar-benar puas dengan Formula 1 saat ini. Saya tidak pikir penggemar, pembalap, maupun tim.”
“Ini tidak bagus untuk pertunjukan, jadi saya berharap kita bisa menemukan jalan tengah dalam waktu dekat.”
Di sisi lain, Perez mengalami hari yang sulit bersama Cadillac pada akhir pekan Grand Prix China di Shanghai International Circuit. Ia hanya mampu menyelesaikan 13 lap pada sesi latihan bebas dan berada di posisi terbawah catatan waktu.
Situasi semakin rumit ketika tim menemukan masalah pada sistem bahan bakar menjelang Sprint Qualifying. Kerusakan tersebut tidak dapat diperbaiki tepat waktu sehingga Perez tidak dapat mengikuti sesi kualifikasi sprint.
Chief Technical Officer Cadillac, Nick Chester, menjelaskan bahwa tim masih menghadapi berbagai tantangan teknis pada tahap awal pengembangan mobil mereka.
“Hari yang sulit hari ini, tetapi pada tahap awal perjalanan kami, kami masih menemukan berbagai masalah dan memperbaikinya secara langsung,” kata Chester.
Perez menegaskan bahwa tim bekerja keras baik di lintasan maupun di pabrik untuk menemukan solusi agar mobil dapat tampil lebih kompetitif pada sesi berikutnya selama akhir pekan Grand Prix China.
Sementara itu, Bottas juga menghadapi kendala teknis tersendiri yang membuatnya menjadi pembalap paling lambat di lintasan. Chester menyebut mobil Bottas mengalami masalah deployment energi yang signifikan sehingga tidak mampu mencatat waktu putaran representatif.
Meskipun demikian, Cadillac menilai setiap lap yang berhasil diselesaikan tetap memberikan data penting bagi pengembangan mobil mereka dalam musim debut tim Amerika tersebut di Formula 1.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!