SPONSORED

Sainz: Williams Taruh Semua Harapan di Musim 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Sainz: Williams Taruh Semua Harapan di Musim 2026
TO NEWS OVERVIEW
Carlos Sainz and Williams are enduring a challenging season

Carlos Sainz tidak menampik kenyataan pahit yang sedang dialami Williams di musim Formula 1 2026. Menjelang GP Spanyol, pembalap asal Madrid itu secara terbuka menyatakan bahwa timnya kini "menaruh semua telur di keranjang musim depan". Pernyataan ini muncul setelah serangkaian hasil mengecewakan yang membuat Williams tertahan di posisi kesembilan klasemen konstruktor dengan raihan 11 poin.

Sejak balapan di Monaco, Sainz dan rekan setimnya, Alex Albon, belum mampu menambah pundi-pundi poin. Performa FW48 terbaru dinilai tidak sesuai ekspektasi, dan tekanan pun meningkat menjelang putaran Eropa. Meski demikian, angin segar akan datang dalam bentuk sasis upgrade yang akan diperkenalkan pada balapan berikutnya di Azerbaijan. Sainz berharap pembaruan tersebut bisa mendekatkan tim ke zona poin, meski ia sadar itu bukan solusi jangka panjang.

“Ya, saya pikir upgrade itu pasti akan membantu kami lebih dekat untuk berpotensi memperjuangkan poin. Tapi realistis, itu jauh dari apa yang kami inginkan musim ini, jauh dari apa yang kami janjikan,” ujar Sainz dalam konferensi pers FIA, Kamis. “Jadi, itu masih belum cukup dan masih belum di posisi yang kami inginkan. Upgrade ini akan sedikit membantu motivasi tim dan membuat akhir pekan punya sesuatu untuk dinanti, mungkin satu atau dua poin seperti di awal tahun. Tapi ini jauh dari target kami, dan harapan terbesar kami adalah menaruh semua telur di keranjang musim depan.”

Hamilton Accused of Impeding, Sainz & Rivals Protest in Madrid
Read AlsoHamilton Accused of Impeding, Sainz & Rivals Protest in Madrid

Keputusan Sainz memperpanjang kontrak multi-tahun dengan Williams beberapa waktu lalu sempat mengejutkan banyak pihak. Namun, mantan pembalap Ferrari itu menegaskan bahwa ia masih percaya pada proyek jangka panjang tim. “Jelas, jika saya menandatangani kontrak itu, artinya saya masih percaya pada tim. Saya yakin ini hanya gundukan di jalan, bukan tembok yang menghalangi. Tim ini punya kemampuan untuk berbalik arah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Sainz menyoroti pentingnya pembelajaran dari musim 2026 yang penuh liku. Menurutnya, banyak hal fundamental yang selama ini dianggap benar ternyata salah, dan itu menjadi bahan evaluasi berharga. “Apa yang kami pelajari tahun ini adalah begitu banyak pelajaran dan hal-hal yang kami salah, atau yang kami yakini berada di standar tertentu dan ternyata tidak. Gundukan ini akan sangat membantu tim untuk mengubah hal-hal fundamental yang salah dan menjadi tim yang lebih baik di masa depan,” tambahnya.

Di tengah keterpurukan, Sainz tetap menekankan pentingnya kebangkitan cepat. Ia ingin memastikan bahwa musim 2026 hanyalah gangguan sementara, bukan awal dari kemunduran panjang. “Sangat penting bagi kami untuk bangkit kembali tahun depan dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang menjanjikan. Kami sudah menarik banyak kesimpulan, banyak hal yang harus diubah sebagai tim, dan ini akan membantu kami menjadi lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

Dengan sasis baru yang akan diuji di Baku, Williams berharap bisa menghentikan laju negatif dan setidaknya mengais poin sebelum fokus penuh beralih ke pengembangan musim 2026. Namun, bayang-bayang ketidakpastian masih menyelimuti garasi Grove. Akankah upgrade ini menjadi titik balik, atau justru menegaskan bahwa musim ini memang sudah harus dikorbankan demi masa depan?

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU