Advertisement Sportrik
15s

PETA Kritik Grosjean Usai Insiden Tabrak Burung

Notifikasi
PETA Kritik Grosjean Usai Insiden Tabrak Burung
© XPBimages

Romain Grosjean mendapat kritik dari organisasi perlindungan hewan PETA setelah komentarnya terkait insiden menabrak burung dalam sesi uji coba Indianapolis 500 menuai sorotan. Insiden tersebut terjadi pada hari pertama open test di Indianapolis Motor Speedway, ketika mobil yang dikendarainya bersentuhan dengan burung pada kecepatan tinggi di Tikungan 3.

Pembalap yang kini membela Dale Coyne Racing itu melanjutkan sesi setelah insiden, meskipun kondisi mobil dan perlengkapannya terdampak. Sisa material dari tabrakan tersebut terlihat pada rollbar, aero screen, serta bagian kokpit, yang dalam kondisi balapan dapat memengaruhi visibilitas dan kenyamanan pembalap.

Dalam pernyataannya, Grosjean menggambarkan dampak fisik insiden tersebut terhadap perlengkapannya, termasuk helm dan pakaian balap. Namun, respons tersebut dinilai tidak sensitif oleh sejumlah pihak, terutama karena disampaikan dengan nada ringan terhadap kejadian yang melibatkan satwa liar.

FIA Revises F1 Rules, Boost Banned in Wet Races
Read AlsoFIA Revises F1 Rules, Boost Banned in Wet Races

Mimi Bekhechi, perwakilan senior PETA untuk kawasan Inggris dan Eropa, menyampaikan kritik terbuka terhadap pernyataan tersebut. Ia menyoroti pentingnya empati dalam merespons insiden yang melibatkan makhluk hidup, serta menilai bahwa fokus pernyataan Grosjean lebih banyak tertuju pada dampak terhadap perlengkapan dibandingkan kejadian itu sendiri.

ADVERTISEMENT

Dari perspektif motorsport, insiden dengan satwa liar bukan hal baru, terutama di sirkuit terbuka seperti Indianapolis. Faktor lingkungan eksternal dapat menjadi variabel yang tidak terkontrol, dengan potensi memengaruhi keselamatan maupun performa kendaraan, khususnya jika terjadi kontak pada kecepatan tinggi.

Grosjean sendiri sebelumnya pernah mengalami insiden serupa saat sesi latihan Formula 1 di Kanada 2018, ketika mobilnya menabrak hewan di lintasan dan menyebabkan kerusakan pada sayap depan. Kasus tersebut menegaskan bahwa risiko interaksi dengan satwa liar tetap menjadi bagian dari dinamika balapan di beberapa lokasi.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keseimbangan antara keselamatan olahraga dan faktor lingkungan, sekaligus mempertegas bagaimana respons publik terhadap insiden di lintasan dapat berdampak pada citra pembalap dan tim di tingkat global.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU