SPONSORED

Oscar Piastri Bingung dengan Defisit Kecepatan dari Lando Norris di F1 2026

Notifikasi
0
Oscar Piastri Bingung dengan Defisit Kecepatan dari Lando Norris di F1 2026
TO NEWS OVERVIEW
Oscar Piastri Bingung dengan Defisit Kecepatan dari Lando Norris di F1 2026

Ketika lampu padam di Zandvoort akhir pekan lalu, Oscar Piastri berharap bisa mengejar rekan setimnya, Lando Norris. Namun kenyataannya, pembalap Australia itu kembali harus menelan pil pahit: finis keenam, tertinggal 32 detik dari Norris yang meraih kemenangan keduanya secara beruntun bersama McLaren.

Ini bukan sekadar hasil buruk; ini menjadi pola yang mengganggu. Sejak kemenangan Norris di Hungaria, Piastri belum mampu menemukan performa terbaiknya. DNF di Silverstone dan finis di luar lima besar membuatnya kini tertinggal 55 poin dari Norris di klasemen, dan rekor head-to-head kualifikasi 13-4 semakin memperjelas kesenjangan di antara mereka.

Misteri Gaya Balap

Piastri mengaku bingung. "Sayangnya ini bukan balapan pertama di mana kecepatannya tidak ada," ujarnya. "Lando memenangkan balapan dengan cukup jauh, jadi saya pikir mobilnya dalam kondisi bagus. Dua akhir pekan terakhir, trek ini cocok dengan mobil. Hanya saja, entah mengapa, saya tidak bisa mengeluarkan kecepatan darinya."

Mercedes Has 'No Money' for F1 Car Upgrades
Read AlsoMercedes Has 'No Money' for F1 Car Upgrades

Analis mulai mengaitkan masalah ini dengan perubahan regulasi 2026 yang mengurangi downforce, membuat mobil lebih sulit dikendalikan. Piastri dikenal kesulitan dalam kondisi grip rendah, seperti yang terlihat saat gelar juaranya melayang di akhir musim lalu di Baku, Singapura, dan Meksiko. Meski ada kilatan potensi, seperti saat memimpin SQ2 di Zandvoort, konsistensi masih menjadi musuh terbesarnya.

ADVERTISEMENT

Di kualifikasi Zandvoort, Piastri start keempat, hanya 0,142 detik di belakang Norris dan tipis dari duo Mercedes. Namun di balapan, ceritanya berbeda. "Di kualifikasi saya merasa lebih nyaman, tapi di balapan, ceritanya tidak sama sama sekali," katanya. "Itu perbedaan terbesar."

Balapan Minggu lalu memang penuh drama: Piastri sempat menyalip Russell untuk posisi ketiga, tapi pitstop lambat 5,4 detik membuatnya turun ke posisi keempat, lalu dilewati oleh duo Ferrari. Ia finis jauh dari Norris, dan itu menjadi bahan evaluasi besar bagi tim.

Bos McLaren, Andrea Stella, menepis isu psikologis: "Saya tidak berpikir ini ada hubungannya dengan kesempatan psikologis..." Namun ia juga tidak memberikan jawaban pasti, menandakan bahwa teka-teki ini masih belum terpecahkan. Untuk Piastri, jalan untuk kembali ke podium terasa panjang, dan ia harus segera menemukan kunci untuk membuka potensi mobilnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU