SPONSORED

Ogier Batasi Risiko di Reli Chile: Sudah Pernah ke Rumah Sakit

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Ogier Batasi Risiko di Reli Chile: Sudah Pernah ke Rumah Sakit
TO NEWS OVERVIEW
Sebastien Ogier. Photo: TGR WRT / McKlein

Sebastien Ogier tak mau mengulang pengalaman pahit. Di tengah persaingan ketat Reli Chile, pembalap Toyota itu menegaskan tak akan mengambil risiko berlebihan. “Saya rasa saya bukan lagi pembalap yang mengambil setiap risiko terakhir. Itu jelas. Saya mencoba menggunakan pengalaman dan tetap dalam zona nyaman,” ujarnya.

Pernyataan itu muncul setelah serangkaian kecelakaan berat mewarnai tiga stage Sabtu di Chile. Ogier mengaku insiden tersebut, plus pengalaman pribadinya tahun ini, sangat memengaruhi batas risikonya. “Kami sudah pernah ke rumah sakit tahun ini, dan saya tidak ingin ke sana lagi,” tegasnya.

Di klasemen sementara, Adrien Fourmaux dari Hyundai masih memimpin, tapi Ogier hanya tertinggal 1,9 detik saja. Keduanya benar-benar bertarung ketat. Fourmaux mengakui, “Kami bertarung memperebutkan sepersepuluh detik.”

Ogier Sets Risk Limit in Chile: ‘We've Already Visited Hospital’
Read AlsoOgier Sets Risk Limit in Chile: ‘We've Already Visited Hospital’

Fourmaux senang dengan loop paginya. “Saya pikir kami melakukannya dengan cukup baik dengan paket ban yang tersedia, dan kami juga berhasil menahan Seb di belakang kami,” ujarnya. “Ini benar-benar ketat. Jika situasinya masih sama malam ini, saya akan senang. Sore ini akan sulit, tapi pagi tadi cukup bersih. Stage-nya sangat menyenangkan untuk dikendarai. Seperti yang diharapkan, road sweeping berdampak besar pada stage terakhir, tapi secara keseluruhan situasinya tidak terlalu buruk.”

ADVERTISEMENT

Fourmaux tak bisa mengulang mode serang seperti di Paraguay. “Perbedaannya dengan Paraguay adalah di sana kami bisa benar-benar menyerang dengan ban pada hari Sabtu tanpa mengambil terlalu banyak risiko. Di sini jauh lebih tentang mengelola ban. Anda bisa mengemudi sangat keras di awal stage dan kemudian kehilangan segalanya menjelang akhir. Jadi tidak semudah itu, dan Anda tidak bisa menyerang dengan cara yang sama di sini.”

“Secara pribadi, saya tidak dalam mode Paraguay yang sama saat ini. Tapi saya dalam mode bertarung untuk podium, itu jelas,” tambahnya.

Sementara itu, Ogier naik ke posisi ketiga di stage pertama pagi ini dan sempat memperlebar jarak hingga 4,2 detik di stage berikutnya. Namun, stage terakhir menjadi mimpi buruk. “Stage terakhir sulit lagi. Itu lebih kering dari yang lain dan sekali lagi sangat lepas. Beberapa mobil keluar sebelum kami, jadi tidak ada cukup mobil di depan kami untuk membuat garis yang baik. Di stage terakhir, saya merasa benar-benar kesulitan mencari cengkeraman dan mencoba menemukan garis yang bagus,” keluhnya.

ADVERTISEMENT

“Sayangnya, waktu yang kami peroleh di dua stage pertama terbuang di stage terakhir. Jadi itu tidak ideal,” lanjut Ogier.

Dengan paruh kedua Sabtu yang masih menyisakan tiga stage, tensi di Reli Chile memanas. Fourmaux bertekad mempertahankan podium, sementara Ogier harus menyeimbangkan antara menyerang dan tetap aman. Apapun hasilnya, yang terpenting bagi Ogier adalah keselamatan. “Saya ingin mendoakan semua yang terluka cepat sembuh, karena saya mendengar beberapa cedera cukup serius. Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka. Itu yang paling penting,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU