Lando Norris harus menerima kenyataan pahit ketika ambisinya meraih kemenangan ketiga musim ini di Grand Prix Spanyol pupus akibat aturan virtual safety car (VSC) yang dinilainya tidak adil. Pembalap McLaren tersebut tampil dominan sejak awal balapan, memimpin dari posisi pole, namun sebuah insiden VSC mengubah nasibnya dalam sekejap.
Balapan debut F1 di sirkuit jalanan Madring, Madrid, menjadi saksi bagaimana Norris kehilangan keunggulan setelah VSC dikeluarkan tepat sebelum ia sempat masuk pit. Sementara itu, Andrea Kimi Antonelli dan Max Verstappen berhasil memanfaatkan momentum untuk melakukan pit stop di bawah kondisi VSC, menghemat waktu berharga. Norris yang akhirnya masuk pit setelah VSC berakhir juga mengalami pit stop lambat, sehingga ia kembali ke lintasan di posisi kelima.
Meski mampu bangkit dan finis ketiga, Norris tidak bisa menyalip Verstappen maupun Antonelli karena minimnya peluang overtaking di sirkuit jalanan baru tersebut. "Kami benar-benar sial hari ini," ujar Norris. "Saya satu-satunya di seluruh grid yang tidak mendapat kesempatan melakukan pit stop. Itu sungguh tidak menguntungkan."

Norris mengakui bahwa situasi seperti ini sudah sering terjadi dalam balapan, dan ia pernah diuntungkan maupun dirugikan. Namun, kali ini terasa lebih menyakitkan karena ia kehilangan kemenangan yang menurutnya pantas ia dapatkan. "Saya rasa ini mungkin salah satu pertama kalinya kemenangan hilang hanya karena hal itu. Sangat frustrasi, terutama setelah performa kemarin dan performa yang saya tunjukkan di awal balapan. Tentu saja, saya merasa layak mendapat lebih hari ini, tetapi pembalap lain juga melakukan balapan yang baik," tambahnya.
Pembalap asal Inggris itu menegaskan bahwa kejadian ini bukanlah kesalahan tim maupun dirinya. "Ini bukan salah tim. Ini bukan salah saya. Sederhananya, kami hanya kurang beruntung."
Ketika ditanya apakah aturan VSC perlu diubah untuk menciptakan keadilan, Norris menjawab bahwa hal ini telah dibahas berkali-kali oleh para pembalap. "Selalu ada pro dan kontra. Saya pernah menang karena itu, saya pernah kalah karena itu. Dalam satu musim, sulit untuk mengatakan apakah itu hal baik atau buruk. Mungkin akan seimbang seiring waktu," jelasnya.
Norris berharap ada solusi yang bisa membuat aturan VSC lebih sederhana dan adil, misalnya dengan menutup pit entry sehingga tidak ada yang bisa masuk pit kecuali mengalami puncture. "Saya pikir ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuatnya lebih sederhana dan adil bagi semua orang, tapi itu diskusi yang lebih besar. Ini bukan sesuatu yang bisa saya minta begitu saja. Ini adalah sesuatu yang sebagai grup pembalap, saya pikir kami bisa perjuangkan," tutupnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!