SPONSORED

Motorsport Australia Perketat Aturan Sponsorship Tembakau

Notifikasi
0
Motorsport Australia Perketat Aturan Sponsorship Tembakau
TO NEWS OVERVIEW
Heritage Touring Cars at Sydney Motorsport Park under lights during the Muscle Car Masters meeting. Image: Full Noise Photography/Muscle Car Masters

Motorsport Australia resmi memperbarui regulasi teknis terkait sponsor tembakau pada mobil balap, menyusul kontroversi yang muncul dalam ajang Muscle Car Masters di Sydney Motorsport Park baru-baru ini. Perubahan ini tertuang dalam Schedule K dari manual technical appendix, yang diperbarui pada 8 September dan mulai berlaku efektif.

Dalam pembaruan tersebut, Motorsport Australia mengacu pada Public Health (Tobacco and Other Products) Act 2023, yang melarang segala bentuk tampilan, publikasi, atau promosi produk tembakau yang diatur, termasuk pada livery mobil balap kategori kelima. Regulasi ini mengharuskan setiap mobil yang mempromosikan atau berpotensi mempromosikan produk tembakau untuk menghapus atau menutupi elemen tersebut. Jika terjadi sengketa, beban pembuktian ada pada kompetitor untuk menunjukkan bahwa livery mereka tidak melanggar aturan.

Perubahan ini merupakan respons langsung terhadap insiden di Muscle Car Masters, di mana broadcaster Fox Sports memilih untuk tidak menayangkan balapan Touring Car Masters. Penonton malah disuguhi tayangan ulang balapan Supercars dengan pesan: "We are unable to bring you [the] Touring Car Masters race due to leagal [sic] reasons." Kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan peserta dan penggemar, karena beberapa mobil bersejarah terpaksa menutupi sponsor tembakau mereka.

De Pasquale Takes Surprise Provisional Pole at The Bend
Read AlsoDe Pasquale Takes Surprise Provisional Pole at The Bend

Speedcafe melaporkan bahwa Motorsport Australia sebenarnya tidak menyadari adanya pembaruan undang-undang tahun 2023 tersebut dan baru menyesuaikan regulasi setelah munculnya kontroversi. Sebelumnya, panduan yang berlaku masih merujuk pada legislasi tahun 1992, yang memberikan pengecualian bagi mobil yang secara aktif berkompetisi dengan sponsor tembakau sebelum 24 Desember 1992, termasuk replika dan tribute yang dibangun sebelum tanggal tersebut.

ADVERTISEMENT

Beberapa kompetitor di ajang Heritage Touring Cars di Sydney Motorsport Park merasa kecewa karena harus menutupi sponsor tembakau. Mobil-mobil yang terdampak antara lain BMW ber-livery JPS milik David Towe, Scott Robinson, dan Dean How, serta BMW Benson & Hedges milik Rick Allen dan Holden Torana Craven Mild milik Tony Sawford. Mereka terpaksa melakukan perubahan pada livery mobil mereka agar sesuai dengan aturan baru.

David Towe, salah satu pembalap yang terdampak, meluapkan frustrasinya di media sosial. Ia menilai tindakan ini sebagai bentuk penghapusan sejarah. "Motorsport Australia sekarang menegakkan aturan itu lagi dan mereka membawanya lebih jauh. Kita tidak boleh terlihat di publik, tidak hanya di lintasan, tetapi juga tidak di publik dengan sponsor rokok di mobil kita," ujarnya. Towe juga mempertanyakan sejauh mana aturan ini akan diterapkan, bahkan hingga ke pakaian timnya yang memiliki logo JPS.

Regulasi baru ini menimbulkan dilema antara kepatuhan terhadap hukum kesehatan publik dan pelestarian sejarah motorsport. Motorsport Australia berargumen bahwa langkah ini diperlukan untuk mematuhi undang-undang yang berlaku, namun para pelaku sejarah motorsport berharap ada solusi yang dapat mengakomodasi keduanya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Motorsport Australia terkait dampak jangka panjang aturan ini.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU