Kris Meeke akhirnya memecah kebuntuan di kancah Eropa. Pembalap asal Inggris itu meraih kemenangan perdananya di Kejuaraan Reli Eropa (ERC) pada Rali Ceredigion, akhir pekan ini. Namun sorotan utama tetap mengarah ke Teemu Suninen, yang sukses mengunci gelar juara ERC 2026 dengan satu ronde tersisa.
Meeke yang mengendarai Toyota GR Yaris Rally2 tampil dominan, finis 38,6 detik di depan Suninen yang membela Skoda. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Meeke di ERC dan yang pertama di tanah Inggris sejak 2007. Sementara itu, gelar Suninen dipastikan setelah rival terdekatnya, Andrea Mabellini, hanya mampu finis keenam di Wales.
Persaingan Meeke dan Suninen memang berjalan sengit sejak awal. Usai empat stage Jumat malam, Suninen hanya unggul 0,9 detik atas mantan rivalnya di WRC itu. Namun kesalahan di stage pertama Sabtu mengubah segalanya. Suninen setengah spin di pintu keluar hairpin, kehilangan 13,6 detik dan turun ke posisi ketiga. Meeke pun memimpin.

Suninen mencoba bangkit. Ia memenangkan SS7 dan memangkas jarak menjadi hanya 7 detik. Akan tetapi, Meeke merespons dengan sempurna. Ia memenangkan tiga stage beruntun (SS8-SS10) dan membangun keunggulan 20,5 detik. Hari terakhir semakin berat bagi Suninen. Ia kembali mengalami spin di SS14 dan merusak bagian depan mobilnya, menyebabkan kebocoran cairan pendingin. Meski sempat diperbaiki di service, Suninen tetap tampil dan mengamankan gelar juara Eropa pertamanya.
"Luar biasa," ujar Suninen sambil tersenyum. "Rabu lalu saya tidak percaya bisa berada di kecepatan ini, saya sedang sakit, tapi kami berhasil. Ini musim yang sangat bagus untuk kami dan kami melakukan pekerjaan hebat di aspal." Meeke pun tak kalah bahagia. "Akhir pekan yang luar biasa, terima kasih besar untuk semua yang membawa saya ke sini. Sangat menyenangkan ketika paketnya pas. Bisa mencapai flow state lagi... saya sangat senang," tambahnya.
Di belakang mereka, Miko Marczyk finis ketiga dengan tenang, disusul Max McRae dan pebalap lokal Meirion Evans—keduanya meraih hasil terbaik mereka di ERC. Marczyk menjadi juara bertahan yang harus mengakui ketangguhan Suninen musim ini. Sementara itu, drama terjadi di SS13 ketika Jakub Matulka yang berada di posisi keempat keluar lintasan akibat terlalu telat mengerem dan menabrak jerami pelindung tiang listrik.
Mabellini datang ke Ceredigion dengan misi berat: ia harus memperkecil selisih poin dengan Suninen. Namun di powerstage, ia hanya mampu menjadi yang ketujuh tercepat, sementara Suninen justru tercepat. Hasil itu memastikan gelar juara jatuh ke tangan pebalap Finlandia tersebut. Erik Cais finis ketujuh pada debutnya di Inggris, di depan rekan setimnya di MRF, Simone Tempestini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!