Balapan Formula 1 Grand Prix Belanda di Zandvoort dihentikan dengan bendera merah hanya setelah satu lap menyusul kecelakaan besar yang menimpa Max Verstappen. Insiden itu terjadi di akhir lap pertama saat trek masih basah, ketika Verstappen kehilangan kendali atas Red Bull-nya setelah menyentuh garis putih di bagian dalam tikungan terakhir, Luyendyk, yang merupakan tikungan banking yang dilalui dengan kecepatan penuh menuju lintasan lurus utama.
Mobil Verstappen menabrak dinding luar secara frontal, kemudian melintasi trek dan berhenti di sisi dalam. Pembalap Belanda itu segera melaporkan bahwa dirinya "OK" dan meminta maaf kepada timnya karena mengakhiri balapan lebih awal.
Verstappen beruntung tidak ditabrak oleh mobil lain. Pierre Gasly dari Alpine melakukan manuver menghindar, sementara Gabriel Bortoleto dari Audi nyaris terlibat kecelakaan besar setelah berputar di depan rekan setimnya, Nico Hulkenberg. Semua mobil berkumpul di pitlane menunggu restart.

Sebelum insiden, Verstappen berada di posisi ketujuh setelah sesi kualifikasi yang mengecewakan. Lando Norris yang memulai dari pole mempertahankan keunggulannya pada start yang kacau, dengan pemimpin klasemen Kimi Antonelli melewati George Russell untuk posisi kedua.
Kecelakaan ini menjadi akhir yang dramatis bagi balapan kandang terakhir Verstappen di Zandvoort. Dengan bendera merah, para ofisial balapan harus membersihkan puing-puing dan memperbaiki pembatas sebelum balapan dapat dilanjutkan. Dampaknya terhadap klasemen kejuaraan pun menjadi sorotan, mengingat Verstappen kehilangan poin besar di kandang sendiri.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!