Marc Marquez membuktikan kelasnya dalam sprint race MotoGP Misano 2026. Dengan ban belakang medium yang tak lazim untuk sprint, ia menyalip Marco Bezzecchi tepat setelah start dan tak pernah menoleh ke belakang. Kemenangan ini krusial untuk menjaga peluang juara.
Sejak lampu padam, Marquez memanfaatkan traksi ban medium untuk mengunci garis dalam di Tikungan 1. Bezzecchi yang menggunakan ban soft tak mampu membalas. Marquez langsung membangun keunggulan lebih dari satu detik, meski Bezzecchi sempat memangkas gap menjadi 0,5-0,6 detik di paruh kedua balapan.
Namun, lap tercepat Marquez di lap ke-11 mematahkan perlawanan Bezzecchi. Pembalap Aprilia itu pun puas finis kedua. Sementara itu, pemimpin klasemen Jorge Martin meminimalkan kerusakan dengan finis ketiga. Hasil ini membuat Martin tetap memimpin 14 poin atas Marquez dan 22 poin atas Bezzecchi.

Martin yang start dari posisi kelima harus bekerja ekstra. Ia menyalip Fermin Aldeguer dan kemudian Fabio Di Giannantonio di Tikungan 6, lalu bertahan dari serangan Ducati di lintasan lurus. Di Giannantonio dan Alex Marquez melengkapi lima besar, dengan Alex memanfaatkan duel Aldeguer vs Pedro Acosta di depannya.
Duel sengit Aldeguer dan Acosta juga membawa Raul Fernandez ikut menempel. Akhirnya Aldeguer finis di belakang Acosta dan Fernandez, serta di depan Luca Marini yang menjadi pencetak poin terakhir. Fabio Quartararo menjadi satu-satunya pembalap yang jatuh, saat mencoba menyalip Diogo Moreira di sisi dalam. Ia remount dan finis ke-21.
Toprak Razgatlioglu mendapat penalti satu posisi karena melanggar batas lintasan di lap terakhir. Dengan hasil ini, persaingan juara MotoGP 2026 semakin memanas. Marquez menunjukkan bahwa strategi ban dan ketenangan di tikungan pertama bisa menjadi kunci kemenangan di Misano.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!