MotoGP, Sportrik Media - Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team memimpin sesi Practice MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of The Americas (COTA) setelah bangkit dari kecelakaan besar pada FP1.
Pembalap Spanyol tersebut sebelumnya mengalami crash keras dengan kecepatan sekitar 190 km/jam pada sesi pagi, namun hanya mengalami memar pada tangan. Insiden itu tidak menghalangi performanya di sesi sore, di mana ia menunjukkan kecepatan kompetitif meski kondisi lintasan tidak stabil.
Awal sesi Practice berlangsung kacau dengan banyaknya bendera kuning yang menyebabkan sejumlah lap cepat Marquez dibatalkan. Enam dari percobaan lap awalnya terhapus akibat insiden pembalap lain, memaksa penyesuaian strategi dalam membangun ritme dan temperatur ban.

Meski demikian, Marquez mulai menemukan konsistensi dengan motor Desmosedici GP terbaru. Pada fase akhir sesi, ia mencatatkan waktu terbaik 2 menit 00,927 detik menggunakan ban lunak, yang cukup untuk menempatkannya di posisi teratas klasemen sesi.
Sesi satu jam tersebut diwarnai banyak kecelakaan sejak awal, dengan pembalap seperti Fabio Di Giannantonio, Jorge Martin, Enea Bastianini, Franco Morbidelli, Pedro Acosta, dan Ai Ogura semuanya terjatuh dalam sepuluh menit pertama.
Secara total, terdapat sembilan pembalap yang mengalami crash sepanjang sesi, dipicu oleh temperatur lintasan yang meningkat drastis di sore hari serta grip yang tidak konsisten. Insiden tambahan melibatkan Ogura yang sempat diselidiki karena terjatuh saat bendera kuning dikibarkan, namun Race Direction memutuskan tidak ada pelanggaran.
Ogura kemudian mencatat hasil impresif dengan finis kedua, hanya terpaut tipis dari Marquez, sementara Di Giannantonio melengkapi posisi tiga besar. Pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi, menempati posisi keempat bersama Aprilia Racing, menunjukkan konsistensi performa di berbagai kondisi.
Alex Marquez bangkit dari kecelakaan untuk finis kelima bersama Gresini Racing, diikuti Acosta di posisi keenam. Martin berada di posisi ketujuh dengan tim Aprilia pabrikan.
Francesco Bagnaia sempat berada di luar zona Q2 pada fase akhir sesi, namun berhasil memperbaiki catatan waktunya menjadi 2 menit 01,371 detik untuk mengamankan posisi kedelapan dan lolos langsung ke kualifikasi kedua.
Pembalap Honda Luca Marini hampir meningkatkan posisinya, namun mengalami momen kritis pada percobaan lap terakhir. Ia finis di depan Bastianini yang kini menjadi satu-satunya wakil Red Bull KTM Tech3 setelah absennya Maverick Vinales akibat cedera bahu.
Joan Mir harus puas di posisi ke-11 dan akan menjalani Q1 bersama pembalap lain seperti Fermin Aldeguer dan Raul Fernandez. Sementara itu, performa Fabio Quartararo sebagai pembalap terbaik Yamaha hanya menempatkannya di posisi ke-15, terpaut lebih dari satu detik dari puncak.
Rekan setimnya, Alex Rins, mengalami kesulitan lebih besar dan finis terakhir, meski memiliki rekam jejak kemenangan di COTA. Toprak Razgatlioglu juga mengalami crash dan menutup sesi di posisi ke-18.
Hasil ini menegaskan tingginya tingkat kesulitan COTA dalam kondisi cuaca panas dan permukaan lintasan yang berubah, di mana manajemen risiko dan strategi ban menjadi faktor kunci. Marquez kini berada dalam posisi kuat menuju kualifikasi, sementara rival utama masih menghadapi tantangan adaptasi menjelang fase penentuan akhir pekan.

























Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!